Berjualan di media sosial dulu terasa seperti untung-untungan. Anda membagikan tautan ke situs web dan berharap orang menemukannya, menyukai apa yang mereka lihat, lalu melakukan pembelian.
Sekarang, prosesnya jauh lebih mudah. Platform media sosial besar telah menambahkan fitur belanja, sehingga pelanggan bisa membeli produk secara langsung tanpa harus meninggalkan feed mereka.
Mengingat orang menghabiskan lebih dari 140 menit per hari di media sosial, bagi wirausahawan yang sibuk, pertanyaan utamanya bukan lagi apakah Anda perlu berjualan di media sosial, melainkan di mana dan bagaimana Anda harus memusatkan upaya.
Panduan ini akan menunjukkan cara menyiapkan toko, menjalankan iklan, dan memperkuat brand Anda di Facebook, Instagram, TikTok, YouTube, dan Pinterest.
Memilih platform media sosial yang tepat untuk berjualan
Untuk menjual produk, tidak semua platform media sosial memiliki nilai yang sama. Facebook, Instagram, TikTok, Pinterest, dan YouTube menonjol berkat fitur social commerce yang lebih matang dan audiens besar yang bisa ditargetkan.
Semua platform ini terintegrasi dengan Shopify, sehingga Anda dapat menghubungkan media sosial ke toko online, menyinkronkan produk, dan berjualan di beberapa saluran sekaligus.
Di bawah ini, pelajari fitur spesifik dari tiap platform yang mendukung penjualan produk secara langsung.
Perlu diingat, fitur social commerce dapat berbeda menurut wilayah dan sering kali diluncurkan lebih dulu di AS sebelum diperluas. Jika beberapa fitur belum tersedia di area Anda, kemungkinan besar fitur tersebut akan hadir di kemudian hari.
Cara berjualan di Facebook
Facebook adalah jaringan sosial terbesar di dunia, dengan sekitar tiga miliar pengguna. Namun, raksasa media sosial ini menawarkan lebih dari sekadar audiens, Facebook juga menjadi salah satu jejaring sosial pertama yang serius menggarap social commerce. Platform ini memiliki fitur canggih untuk mengelompokkan pengguna berdasarkan minat, kebiasaan, dan preferensi mereka, sehingga penjual dapat menargetkan produk dengan lebih akurat.
Ada beberapa cara untuk berjualan di Facebook. Berikut beberapa opsi yang populer:
- Membuka Facebook Shop
- Membuat postingan Facebook yang bisa dibeli
- Berjualan di Facebook Marketplace
- Menjalankan iklan Facebook
Membuka Facebook Shop
Membuka Facebook Shop adalah opsi paling langsung untuk berjualan langsung di Facebook. Fitur ini memungkinkan Anda menampilkan produk langsung di halaman Facebook Anda, lengkap dengan deskripsi detail, harga, dan ukuran. Pelanggan dapat menelusuri dan checkout tanpa meninggalkan Facebook, asalkan Anda memenuhi kriteria kelayakan.
Jika Anda pengguna Shopify, menyiapkan Facebook Shop cukup sederhana. Mulailah dengan mengintegrasikan Facebook dengan toko Shopify Anda untuk menyinkronkan katalog produk.
Brand asal Kanada, Peace Collective, menggunakan Facebook Shop untuk mencerminkan pengalaman belanja di situs webnya, dengan menampilkan produk lengkap beserta detail dan variannya langsung di media sosial.
Membuat postingan Facebook yang bisa dibeli
Sama seperti Anda menandai teman di postingan pada halaman Facebook pribadi, Anda juga bisa menandai produk dari Facebook Shop di postingan halaman bisnis. Ini memungkinkan audiens berbelanja langsung dari update Anda.
Prosesnya sederhana: unggah foto atau video, lalu tandai hingga lima produk dari toko Anda.
Di sini, brand kosmetik Kate Mcleod menggunakan fitur penandaan produk untuk menambahkan carousel yang bisa dibeli ke dalam video Facebook.
Langkah berikutnya: baca panduan Meta tentang cara menandai produk dari halaman Facebook Anda.
Berjualan di Facebook Marketplace
Facebook Marketplace bukan hanya untuk barang bekas, ini juga tempat yang sangat potensial bagi bisnis untuk menjual produk baru. Karena penggunanya memang sudah datang dengan niat membeli, menampilkan produk Anda di saluran Facebook ini dapat membantu menjangkau konsumen yang siap bertransaksi.
Saat Anda membuat listing di Marketplace, Facebook akan menangani banyak pekerjaan berat, dengan merekomendasikan produk Anda kepada pengguna yang mencari barang serupa dengan yang Anda tawarkan. Selain itu, Anda bisa meningkatkan visibilitas lewat iklan Facebook yang muncul di Marketplace berdampingan dengan listing biasa.
Untuk panduan singkat tentang cara menampilkan produk Anda di Marketplace, lihat video ini:
Menjalankan iklan Facebook
Iklan Facebook menempatkan produk Anda di hadapan pengguna yang relevan. Dengan membayar iklan, Anda dapat memastikan produk muncul di tempat calon pelanggan menghabiskan waktu mereka, dengan beragam jenis iklan untuk news feed, Stories, chat Messenger, dan area Facebook lainnya.
Memulai iklan Facebook cukup mudah. Pertama, pastikan Anda memiliki halaman Facebook untuk bisnis Anda. Lalu, melalui Meta Business Suite, Anda dapat mengelola iklan, memilih di mana iklan akan tampil, dan melihat performanya.
Cara berjualan di Instagram
Hampir setengah dari responden survei Instagram berbelanja di aplikasi setiap minggu. Dengan platform yang kaya visual dan ramah kreator, Instagram mengintegrasikan pengalaman belanja secara mulus ke dalam pengalaman pengguna, mirip dengan platform saudaranya, Facebook.
Berikut beberapa cara efektif untuk berjualan di Instagram, yang pada dasarnya mencerminkan strategi yang digunakan di Facebook:
- Membuka Instagram Shop
- Membuat postingan dan Stories Instagram yang bisa dibeli
- Menjalankan iklan Instagram
Membuka Instagram Shop
Instagram memungkinkan Anda menyiapkan etalase toko di profil bisnis untuk mendukung belanja di dalam aplikasi. Baik toko Instagram maupun Facebook Anda dapat dikelola di Commerce Manager milik Meta atau langsung melalui toko Shopify Anda.
Untuk menyiapkan Instagram Shop, Anda perlu membuat akun bisnis Instagram.
Membuat postingan dan Stories Instagram yang bisa dibeli
Setelah toko siap, Anda dan pengguna lain dapat menandai produk di postingan dan Stories. Saat pengguna mengetuk tag tersebut, mereka akan melihat detail produk seperti harga dan deskripsi, lalu dapat menuju situs web Anda atau langsung melanjutkan pembelian di dalam Instagram.
Ini bukan hanya memudahkan kolaborasi dengan influencer, kreator, dan afiliasi, tetapi juga membuat pelanggan yang sudah ada lebih mungkin membagikan konten tentang produk Anda dan menandainya secara langsung.

Berikut cara menandai produk di Instagram.
Menjalankan iklan Instagram
Dengan menggunakan pengelola iklan Meta, Anda dapat menjalankan iklan di Instagram dalam berbagai format dan penempatan, termasuk feed, tab Explore, tab Shop, Stories, dan Reels. Ini serupa dengan opsi iklan di Facebook, sehingga Anda dapat menjalankan strategi iklan yang konsisten di kedua platform.
Cara berjualan di TikTok
TikTok tetap menjadi platform yang sangat populer, berada tepat di belakang platform Meta dan YouTube dalam hal penggunaan. Fokusnya pada konten video berdurasi pendek yang memadukan keaslian dengan hiburan menghadirkan tantangan sekaligus peluang yang khas bagi penjual. Dengan strategi yang tepat, TikTok bisa menjadi alat yang sangat kuat untuk menjadi viral dan mendorong penjualan.
Berikut cara paling populer untuk berjualan di TikTok:
- Membuka TikTok Shop
- Membuat iklan live shopping
- Menambahkan tautan produk ke video
- Menjalankan iklan TikTok
Membuka TikTok Shop
Mirip dengan Instagram dan Facebook, TikTok Shop memungkinkan Anda menjual produk langsung dari profil dan konten Anda. Profil penjual memiliki ikon Shopping yang saat diketuk, akan menampilkan produk yang ditandai di video mereka.
Brand seperti Gymshark telah memanfaatkan jumlah pengikut TikTok yang besar untuk mengubah engagement menjadi penjualan langsung melalui TikTok Shop.

Selanjutnya, cari tahu semua yang perlu Anda ketahui tentang belanja di TikTok.
Membuat iklan live shopping
Fitur live shopping di TikTok menggabungkan siaran video real-time dengan kemampuan membeli produk secara instan. Penonton dapat berinteraksi dengan konten dan dengan mudah menggeser layar untuk melihat serta membeli produk, menjadikannya cara yang menarik untuk menampilkan berbagai item.
Anda dapat melihat di bawah bagaimana satu acara TikTok live bisa menarik ratusan penonton yang terlibat sambil mempromosikan beberapa produk. Kolaborasi dengan kreator lain dapat meningkatkan jangkauan dan efektivitas acara live shopping, menciptakan bentuk baru influencer marketing yang dinamis di TikTok.
Menambahkan tautan produk ke video
Menambahkan tautan produk ke video TikTok Anda bekerja dengan cara yang mirip dengan menandai produk di reels Instagram. Fitur ini memungkinkan Anda mempromosikan item dari TikTok Shop langsung di video, meningkatkan visibilitas produk dan menyederhanakan jalur menuju pembelian.
Brand besar seperti Kylie Cosmetics menggunakan tautan produk untuk mengumumkan peluncuran produk dan mendorong penjualan.

Untuk membuat konten yang menampilkan produk Anda, jelajahi ide video TikTok yang menarik ini.
Menjalankan iklan TikTok
Iklan TikTok telah berkembang untuk mendukung lingkungan social commerce yang khas di platform ini. Berikut jenis iklan utama yang dapat Anda gunakan:
- Iklan in-feed menyatu dengan feed TikTok, muncul di antara video pengguna.
- Iklan TopView langsung menarik perhatian begitu pengguna membuka aplikasi.
- Iklan dynamic showcase dipersonalisasi berdasarkan minat pengguna, menampilkan produk yang lebih mungkin mereka beli.
Cara berjualan di YouTube
YouTube bukan hanya platform utama untuk konten video, tetapi juga saluran yang kuat untuk monetisasi dan penjualan produk. Dengan audiens yang sangat besar, YouTube menawarkan peluang unik bagi kreator untuk menghasilkan pendapatan dari konten mereka sekaligus menjual langsung kepada penonton.
Berikut cara paling efektif untuk berjualan di YouTube:
Mempromosikan produk di dalam dan di seputar video
YouTube memungkinkan Anda mengintegrasikan toko online dengan saluran Anda, sehingga lebih mudah mempromosikan dan menjual produk melalui video.
Fitur YouTube Shopping memungkinkan Anda menempatkan produk di lokasi berikut:
- Menampilkan produk di deskripsi video dan di rak produk di bawah konten Anda.
- Menandai produk di video reguler, Shorts, dan selama livestream.
- Tab toko khusus tempat semua produk Anda ditampilkan.
Berikut video penjelasan YouTube tentang fitur belanjanya:
Menjalankan iklan YouTube
Selain memperoleh pendapatan dari iklan melalui YouTube Partner Program, Anda juga dapat menjalankan iklan bertarget Anda sendiri untuk mempromosikan produk atau saluran. Iklan ini dapat membantu Anda menjangkau audiens yang lebih luas dan mendorong lebih banyak penjualan atau langganan saluran.

Cara berjualan di Pinterest
Pinterest lebih dari sekadar pusat ide kreatif, platform ini juga sangat kuat untuk penemuan produk dan penjualan, terutama mengingat jangkauannya di kalangan rumah tangga berpenghasilan tinggi. Pengguna datang ke Pinterest untuk merencanakan pembelian besar, sehingga platform ini menjadi tempat yang ideal bagi bisnis untuk menarik perhatian dan mendorong penjualan.
Berikut cara paling efektif untuk berjualan di Pinterest:
Menambahkan tab Shop ke profil Pinterest Anda
Mengaktifkan fitur belanja di Pinterest memungkinkan Anda menampilkan tab Shop yang mirip dengan Instagram, Facebook, dan TikTok. Hal yang patut dicatat dari Pinterest adalah Verified Merchant Program mereka, di mana penjual yang disetujui tidak hanya mendapatkan lencana di profil untuk membantu membangun kepercayaan, tetapi juga berpotensi memperoleh visibilitas lebih besar di hasil pencarian organik Pinterest.
Sukoshi Mart, brand kecantikan Korea dan produk Asia, memiliki toko yang tertata rapi di profil Pinterest-nya. Dengan begitu, konten dan repin mereka dapat membangun awareness, sementara produknya menghasilkan penjualan di platform, semuanya secara organik.
Menjalankan iklan Pinterest
Pinterest juga menawarkan opsi iklan untuk melengkapi upaya organik Anda. Pilih dari beberapa format iklan untuk menonjolkan pin produk Anda:
- Iklan shopping. Iklan ini muncul langsung di feed pengguna, menampilkan detail produk penting seperti harga dan ketersediaan.
- Iklan collection. Saat pengguna mengetuk iklan ini di aplikasi seluler Pinterest, iklan akan terbuka untuk menampilkan koleksi produk yang bisa dijelajahi.
Misalnya, pencarian untuk "coffee" mungkin tidak hanya menampilkan konten organik, tetapi juga iklan bertarget untuk produk kopi, muncul pada saat yang tepat ketika pengguna sedang menjelajahi resep minuman musim panas.

Social selling vs. social commerce
Saat berjualan di media sosial, ada dua strategi utama: membangun hubungan dan menyederhanakan proses pembelian.
Social selling
Social selling adalah tentang menggunakan media sosial untuk terhubung dan berinteraksi dengan calon pelanggan. Ini bukan soal penjualan langsung, melainkan membangun kepercayaan melalui interaksi, seperti membalas komentar, membagikan konten yang bernilai, dan berinteraksi dengan influencer.
Sebagai contoh, brand pembersih ramah lingkungan Blueland melakukan social selling di Instagram untuk mengedukasi dan berinteraksi dengan audiensnya tentang produk pembersih berkelanjutan. Platform seperti Instagram, TikTok, dan Reddit sangat cocok untuk jenis interaksi ini, terutama jika audiens target Anda memang aktif di sana.

Social commerce
Social commerce, di sisi lain, menjadikan pengalaman belanja sebagai bagian dari media sosial. Pendekatan ini memungkinkan pelanggan menemukan, mempertimbangkan, dan membeli produk tanpa meninggalkan platform. Fiturnya mencakup tag produk di postingan, akses mudah ke informasi produk, dan proses checkout yang lebih ringkas.
Sebagai contoh, fitur shopping di Instagram adalah salah satu alat social commerce paling maju, yang memungkinkan pengguna membeli produk langsung melalui aplikasi.

Masing-masing jenis penjualan sosial ini melayani bagian yang berbeda dalam perjalanan pelanggan. Social selling berfokus pada koneksi dan interaksi dengan konsumen, sementara social commerce menangani transaksi yang sebenarnya.
Berjualan di tempat pelanggan Anda berada
Social commerce adalah tren yang belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Membangun kehadiran di media sosial, tempat pelanggan Anda memang sudah menghabiskan waktu mereka, kini terasa semakin masuk akal.
Dengan memanfaatkan Facebook, Instagram, TikTok, dan platform lainnya, Anda dapat mengakses jaringan besar calon pembeli. Jejaring sosial saat ini tidak hanya menawarkan etalase toko dan postingan yang bisa dibeli untuk menampilkan produk Anda, tetapi juga menyediakan opsi iklan yang canggih untuk menargetkan basis pelanggan ideal Anda.
FAQ berjualan di media sosial
Bagaimana cara menjual produk di media sosial?
- Identifikasi audiens target Anda: luangkan waktu untuk meneliti siapa pelanggan ideal Anda dan di mana Anda bisa menemukan mereka secara online.
- Pilih platform yang tepat: platform media sosial yang berbeda lebih cocok untuk jenis produk dan layanan yang berbeda.
- Cari produk untuk dijual: jika Anda tidak memiliki inventaris sendiri, terhubunglah dengan brand Shopify untuk menjual produk mereka dan bangun toko media sosial Anda tanpa investasi awal.
- Buat konten yang menarik: konten adalah kunci. Kembangkan konten yang menarik, relevan, dan memikat bagi audiens target Anda.
- Jalankan kampanye iklan berbayar: kampanye media sosial berbayar bisa menjadi cara efektif untuk menjangkau lebih banyak orang dan menghasilkan lebih banyak penjualan.
- Pantau dan analisis performa: lacak performa kampanye media sosial Anda dan sesuaikan pendekatan Anda berdasarkan hasilnya.
- Berinteraksi dengan pelanggan: luangkan waktu untuk berinteraksi dengan pelanggan di media sosial guna membangun hubungan dan meningkatkan loyalitas pelanggan.
Media sosial apa yang terbaik untuk menjual produk?
Platform media sosial terbaik untuk menjual produk bergantung pada jenis produk yang Anda jual dan audiens target yang ingin Anda jangkau. Platform populer yang patut dipertimbangkan mencakup Facebook, Instagram, Twitter, Pinterest, dan YouTube.
Mengapa media sosial efektif untuk menjual produk?
Media sosial adalah cara yang sangat baik untuk terhubung dengan calon pelanggan dan membangun hubungan dengan mereka. Media sosial memungkinkan Anda menjangkau audiens yang lebih luas dibandingkan iklan tradisional, sekaligus memberi peluang untuk berinteraksi dengan pelanggan secara lebih personal.
Selain itu, media sosial dapat membantu Anda mendorong traffic situs web dan meningkatkan penjualan melalui penawaran promosi serta diskon. Terakhir, media sosial juga dapat digunakan untuk mengumpulkan masukan dari pelanggan dan memanfaatkan data tersebut untuk menyempurnakan penawaran produk Anda.
Bagaimana cara memposting produk di media sosial?
- Pilih produk yang ingin Anda posting di media sosial. Ambil foto produk dengan kualitas tinggi.
- Buat caption untuk postingan yang menarik, informatif, dan menyertakan hashtag yang relevan.
- Bagikan postingan tersebut di platform media sosial yang sesuai.
- Pantau postingan dan tanggapi komentar atau pertanyaan yang masuk.
- Berinteraksilah dengan pengguna lain yang membagikan atau mengomentari postingan Anda.

