Mendirikan usaha perseorangan adalah salah satu cara paling umum dan mudah untuk memulai bisnis. Ini adalah struktur standar bagi individu yang baru memulai, dengan data Small Business Association yang menunjukkan bahwa 86% dari semua bisnis di AS tanpa karyawan tetap beroperasi sebagai usaha perseorangan.
Meskipun menjadi pemilik usaha kecil sering kali terasa menggembirakan, ada tantangan nyata yang harus dihadapi, bahkan bagi pengusaha yang menggunakan struktur bisnis dasar ini.
Pelajari tentang usaha perseorangan dan berbagai jenisnya, serta ikuti panduan sembilan langkah untuk memulai usaha perseorangan sendiri.
Apa itu usaha perseorangan?
Usaha perseorangan adalah bisnis yang dimiliki dan dijalankan oleh satu individu, tanpa pemisahan hukum antara pemilik dan bisnisnya. Struktur ini menawarkan kesederhanaan dan kendali penuh, tetapi pemilik bertanggung jawab secara pribadi atas utang bisnis. Berbeda dengan perseroan terbatas (limited liability company/LLC), usaha perseorangan tidak memberikan perlindungan tanggung jawab pribadi, sehingga aset pribadi bisa terpapar risiko bisnis.
Ketika seorang pekerja lepas memulai usahanya sendiri, baik sebagai desainer grafis, konsultan bisnis, penulis, dan sebagainya, status default untuk pajak penghasilan adalah sebagai usaha perseorangan. Pemilik usaha perseorangan juga bisa membuat dan menjual produk, meskipun biasanya ketika bisnis berkembang, pemilik memilih untuk beroperasi sebagai korporasi atau jenis struktur bisnis lainnya. Hal ini menciptakan pemisahan antara keuangan dan kewajiban hukum perusahaan dengan pemiliknya.
Jenis-jenis usaha perseorangan
Pemilik usaha tunggal memiliki beberapa opsi dalam menjalankan usaha perseorangan. Pemilihan jenis yang tepat sangat bergantung pada sifat bisnis Anda.
Usaha perseorangan tidak berbadan hukum
Ini adalah bentuk usaha perseorangan paling sederhana, di mana bisnis beroperasi menggunakan nama pemilik. Proses administrasinya minimal dan paling mudah didirikan. Pemilik bertanggung jawab secara pribadi atas semua utang dan kewajiban bisnis.
Usaha perseorangan dengan nama usaha fiktif
Ketika pemilik ingin menjalankan usaha perseorangan dengan nama bisnis yang berbeda dari nama pribadinya, ia harus mendaftarkan nama fiktif tersebut. Ini kadang dikenal sebagai "melakukan usaha sebagai" atau DBA. Jenis usaha perseorangan ini memberikan sedikit anonimitas dan memungkinkan branding, tetapi seperti usaha perseorangan tidak berbadan hukum, pemilik tetap bertanggung jawab secara pribadi atas semua kewajiban bisnis.
Usaha perseorangan profesional
Akuntan, konsultan, dokter, pengacara, dan profesional lainnya terkadang berpraktik di bawah usaha perseorangan profesional. Struktur ini memerlukan kepatuhan terhadap pedoman perizinan dan regulasi khusus yang terkait dengan profesi tersebut, sambil tetap mempertahankan kesederhanaan usaha perseorangan.
💡 Catatan: Umumnya tidak disarankan untuk menjalankan praktik profesional sebagai usaha perseorangan karena tanggung jawab pribadi yang tidak terbatas. Struktur ini membuat aset pribadi, seperti rumah dan tabungan, terpapar risiko gugatan hukum terkait bisnis yang tidak berhubungan dengan layanan profesional, misalnya, klien yang terpeleset dan jatuh di tempat usaha.
Jika menawarkan layanan profesional, pertimbangkan untuk membentuk badan hukum seperti korporasi (S atau C corps) atau persekutuan komanditer (limited liability partnership/LLP).
Persyaratan usaha perseorangan
Memulai usaha perseorangan tidak melibatkan banyak hambatan di tingkat federal, tetapi Anda perlu memahami berbagai kewajiban di tingkat negara bagian dan lokal.
Persyaratan federal
Di tingkat federal, tidak ada proses pendaftaran formal untuk mendirikan usaha perseorangan. Pemerintah AS menganggap Anda sebagai pemilik usaha perseorangan secara standar jika Anda adalah pemilik tunggal bisnis dan tidak mendaftar sebagai badan hukum lain, seperti LLC.
Persyaratan utama berkaitan dengan pajak:
- Pajak penghasilan: Semua keuntungan dan kerugian dari bisnis dilaporkan pada surat pemberitahuan pajak penghasilan pribadi Anda menggunakan Schedule C (Form 1040).
- Pajak wiraswasta: Sebagai pemilik usaha perseorangan, Anda bertanggung jawab membayar pajak wiraswasta (self-employment tax) yang mencakup kontribusi Social Security dan Medicare. Pajak ini dihitung menggunakan Schedule SE (Form 1040).
- Employer Identification Number (EIN): EIN dari Internal Revenue Service (IRS) tidak diwajibkan, kecuali jika:
- Mempekerjakan karyawan
- Mengajukan kebangkrutan
- Membeli bisnis yang sudah ada
- Diwajibkan mengisi formulir pajak cukai federal tertentu
Jika tidak memiliki EIN, Anda akan menggunakan nomor Social Security untuk semua pengajuan pajak terkait bisnis.
Perlu dicatat bahwa sebagian besar pemilik usaha perseorangan juga tidak memerlukan lisensi atau izin federal untuk beroperasi. Namun, jika berada di industri yang diatur secara federal, seperti penyiaran, senjata api, atau penjualan alkohol, lisensi yang sesuai harus diperoleh.
Persyaratan khusus negara bagian
Aturan bisa sedikit berbeda tergantung tempat tinggal. Negara bagian, kabupaten, bahkan kota mungkin memiliki persyaratan sendiri untuk pendaftaran, penamaan, dan perizinan. Periksa situs web yurisdiksi mengenai persyaratan usaha perseorangan yang spesifik untuk wilayah.
Nama bisnis dan pendaftaran
Konsultasikan dengan kantor pendaftaran bisnis utama negara bagian (Secretary of State) untuk panduan spesifik. Persyaratan paling umum adalah mendaftarkan nama bisnis jika tidak menggunakan nama resmi. Dalam hal ini, Anda perlu mengajukan DBA seperti yang disebutkan di atas.
Namun, prosesnya tidak sama di setiap negara bagian. Misalnya:
- Texas: Anda harus mengajukan Assumed Name Certificate ke kantor panitera di setiap kabupaten tempat Anda menjalankan bisnis.
- Florida: Anda mendaftarkan Fictitious Name secara online melalui Florida Department of State. Pendaftaran berlaku selama lima tahun.
- California: Anda mendaftarkan Fictitious Business Name (FBN) Statement ke kantor panitera kabupaten lalu mempublikasikannya di surat kabar lokal.
Biaya, jadwal perpanjangan, dan aturan penamaan bervariasi di setiap negara bagian.
Cara memulai usaha perseorangan dalam 9 langkah
- Mulai dengan ide bisnis
- Evaluasi kebutuhan struktur bisnis dan pertimbangan pajak
- Daftarkan nama domain Anda
- Dapatkan lisensi dan izin usaha yang diperlukan
- Buka rekening bank bisnis
- Dapatkan federal employer identification number (EIN)
- Beli asuransi bisnis
- Lakukan pelatihan kesehatan dan keselamatan kerja
- Kelola keuangan Anda
Memulai usaha perseorangan memerlukan perencanaan, eksekusi, dan kepatuhan terhadap hukum serta kewajiban pajak yang berlaku. Ikuti sembilan langkah berikut untuk mendirikan usaha perseorangan Anda sendiri.
1. Mulai dengan ide bisnis
Pertajam ide bisnis, lalu tuangkan ke dalam rencana bisnis yang menunjukkan adanya permintaan pasar dan menetapkan arah visi.
Perjelas premis inti bisnis dalam area-area kunci berikut:
- Masalah: Titik masalah pelanggan (customer pain point) yang akan diselesaikan.
- Target pelanggan: Siapa yang paling terdampak oleh masalah tersebut dan akan mendapat manfaat dari solusi Anda?
- Proposisi nilai: Janji bisnis kepada pelanggan.
Kembangkan rencana bisnis agar mencakup:
- Gambaran pasar: Tentukan segmen pasar Anda, ukurannya, dan pesaing utama.
- Penawaran: Jelaskan secara rinci produk atau layanan Anda, termasuk berbagai paket dan jaminan yang akan Anda berikan.
- Strategi masuk pasar: Bagaimana Anda akan menjangkau pelanggan? Pilih dua hingga tiga saluran pemasaran untuk diuji terlebih dahulu.
- Operasional: Daftarkan alat, pemasok, jam operasional, dan proses pemenuhan pesanan yang Anda butuhkan untuk beroperasi.
- Keuangan: Proyeksikan biaya awal, pengeluaran tetap bulanan, target margin keuntungan, dan titik impas Anda.
2. Evaluasi kebutuhan struktur bisnis dan pertimbangan pajak
Usaha perseorangan sering kali paling cocok untuk bisnis pemilik tunggal dengan risiko rendah karena sederhana dan murah untuk didirikan. Jika itu terdengar sesuai dengan kebutuhan, maka sudah berada di jalur yang tepat.
Pertimbangkan pajak usaha perseorangan. Ketika menjadi bos bagi diri sendiri, Anda membayar pajak sendiri. Berikut rincian tarif federal:
- Total pajak wiraswasta: 15,3% dari penghasilan bersih Anda.
- Social Security: 12,4% pertama berlaku untuk penghasilan hingga batas tahunan ($168.600 untuk tahun 2024).
- Medicare: Sisanya 2,9% berlaku untuk seluruh penghasilan bersih tanpa batas.
Pajak tidak dipotong secara otomatis, jadi Anda akan membayarnya dalam pembayaran estimasi triwulanan sepanjang tahun menggunakan Form 1040-ES.
Pilih DBA, jika diperlukan
Jika berencana beroperasi dengan nama selain nama pribadi Anda, misalnya Starlight Copywriting alih-alih Jane Smith, Anda perlu mendaftarkannya. Daftarkan DBA di negara bagian tempat pendirian usaha, biasanya melalui kantor panitera kabupaten setempat.
💡Tips: Sebelum mendaftar, lakukan pencarian cepat untuk memastikan nama yang diinginkan belum menjadi merek dagang atau digunakan oleh bisnis lain di wilayah Anda. Gunakan alat seperti Northwest Registered Agent's Business Name Search untuk melakukan pencarian di negara bagian.
3. Daftarkan nama domain Anda
Setiap bisnis membutuhkan rumah digital, dan nama domain adalah alamatnya. Inilah cara pelanggan menemukan Anda, dan domain yang bagus membuat bisnis terlihat kredibel.
Beberapa tips memilih nama domain:
- Hindari kata-kata rumit dan pastikan mudah dieja.
- Sesuaikan dengan nama bisnis atau DBA.
- Ikuti prinsip "semakin pendek, semakin baik."
- Gunakan domain tingkat atas .com jika memungkinkan, karena paling dikenal dan dipercaya.
Setelah menemukan nama domain yang sempurna, perlu mendaftarkannya melalui registrar domain. Perusahaan-perusahaan ini memesan alamat online dengan biaya tahunan.
Ada banyak registrar di luar sana, tetapi platform seperti Shopify membuat langkah ini mudah. Ketika menggunakan layanan domain Shopify, Anda bisa membeli nama domain dan membangun toko ecommerce di satu tempat. Ini menyederhanakan proses setup sehingga tidak perlu menghubungkan layanan dari berbagai perusahaan.
4. Dapatkan lisensi dan izin usaha yang diperlukan
Untuk beroperasi secara legal, bisnis mungkin memerlukan lisensi dan izin yang tepat. Jenis-jenis yang umum meliputi:
- Lisensi usaha umum: Beberapa kota mewajibkan izin dasar untuk beroperasi secara legal.
- Izin pajak penjualan: Memungkinkan pemungutan pajak penjualan atas produk dan layanan yang dijual.
- Izin usaha rumahan: Terkadang diperlukan jika menjalankan bisnis dari rumah untuk mematuhi peraturan zonasi.
- Lisensi profesional: Apakah Anda seorang penata rambut, kontraktor, atau profesional bersertifikat lainnya? Mungkin memerlukan lisensi yang diterbitkan negara bagian untuk membuktikan kredensial profesional.
Periksa dengan kantor pemerintah negara bagian dan lokal Anda, seperti Secretary of State atau kantor pendirian usaha, untuk mengidentifikasi lisensi bisnis atau izin yang mungkin diperlukan.
5. Buka rekening bank bisnis
Membuka rekening bank bisnis adalah langkah selanjutnya. Ini menciptakan pemisahan yang jelas antara keuangan pribadi dan bisnis, sehingga memudahkan pelacakan pengeluaran dan persiapan pajak. Rekening terpisah juga membantu menampilkan citra yang lebih profesional kepada klien.
Saat mencari bank, jangan langsung membuka rekening di bank pertama yang ditemui. Perhatikan beberapa fitur berikut:
- Biaya rendah atau tanpa biaya: Sebagai pemilik bisnis baru, Anda tidak ingin membayar hanya untuk menyimpan uang. Anda membutuhkan dana tersebut untuk diinvestasikan ke dalam bisnis. Cari rekening tanpa biaya bulanan atau dengan biaya sangat rendah.
- Fitur akuntansi yang baik: Pastikan bank Anda memiliki fitur akuntansi bawaan atau mudah diintegrasikan dengan opsi populer seperti QuickBooks.
- Aplikasi mobile yang andal: Sebagai pemilik bisnis yang selalu bergerak, Anda membutuhkan aplikasi yang bisa diandalkan dengan fitur seperti setor tunai mobile dan transfer uang.
Setelah menemukan bank yang tepat, hanya diperlukan Social Security number (atau EIN) dan pendaftaran DBA (jika memiliki nama fiktif) untuk membukanya.
6. Dapatkan federal employer identification number (EIN)
Meskipun tidak selalu diwajibkan untuk pemilik usaha perseorangan (yang sering diidentifikasi dengan Social Security number untuk keperluan pajak), mendapatkan EIN bisa memberikan manfaat.
EIN mungkin diperlukan jika berencana membuka rekening di bank tertentu, menerima pembayaran kartu kredit, atau mempekerjakan karyawan. EIN juga bisa menjadi lapisan keamanan tambahan terhadap pencurian identitas.
7. Beli asuransi bisnis
Meskipun bisnis memiliki biaya awal yang rendah, asuransi bisnis selalu layak dipertimbangkan.
Ingat, sebagai pemilik usaha perseorangan, tidak ada perbedaan hukum antara Anda dan bisnis yang dimiliki. Gugatan hukum atau kecelakaan bisa membahayakan aset pribadi.
Jenis-jenis asuransi bisnis yang umum adalah:
- Asuransi tanggung jawab umum (general liability): Ini seperti paket perlindungan dasar Anda. Mencakup jika seseorang terluka atau Anda merusak properti. Kebijakan senilai $1 juta adalah titik awal yang umum untuk bisnis kecil.
- Asuransi tanggung jawab profesional (professional liability): Opsi asuransi standar untuk konsultan dan pekerja lepas. Melindungi Anda jika klien mengklaim Anda melakukan kesalahan yang merugikan. Cakupan biasanya dimulai antara $250.000 dan $1 juta.
- Asuransi payung komersial (commercial umbrella insurance): Untuk perlindungan ekstra, Anda bisa menambahkan cakupan $1 juta atau lebih di atas kebijakan yang lain.
💡Tips: Tanyakan kepada penyedia asuransi apakah mereka menawarkan Business Owner's Policy (BOP). Paket ini menggabungkan asuransi tanggung jawab umum dan asuransi properti komersial dengan harga lebih murah dibandingkan dengan membelinya secara terpisah.
8. Lakukan pelatihan kesehatan dan keselamatan kerja
Dalam beberapa kasus, mungkin diperlukan melatih karyawan (jika ada) dan menjalani pelatihan kesehatan dan keselamatan kerja sendiri. Anda juga mungkin perlu meneliti dan mematuhi standar kesehatan dan keselamatan yang spesifik untuk industri.
9. Kelola keuangan Anda
Simpan catatan terperinci tentang pengeluaran bisnis, pendapatan, dan bukti transaksi. Pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan profesional pajak guna memaksimalkan pengurangan pajak Anda; pajak individu wiraswasta bisa cukup tinggi di beberapa negara bagian.
Keuntungan usaha perseorangan
Menjalankan usaha perseorangan memiliki beberapa keuntungan, terutama karena kesederhanaan struktur dan kemudahan pendiriannya. Hal ini menjadikannya pilihan menarik bagi pengusaha kecil yang menjalankan operasi ramping.
Berikut beberapa keuntungan usaha perseorangan:
Kendali penuh atas keputusan bisnis
Sebagai pemilik tunggal, Anda memiliki kendali total atas semua keputusan dan aktivitas bisnis usaha perseorangan. Tanpa mitra bisnis lain yang mungkin memiliki ide berbeda dari Anda, Anda bisa mewujudkan visi pribadi Anda.
Pelaporan pajak yang sederhana
Pemilik usaha perseorangan melaporkan pendapatan bisnis pada surat pemberitahuan pajak pribadi mereka. Kesederhanaan ini bisa menghemat waktu dan mengurangi biaya akuntansi dibandingkan dengan bisnis berbadan hukum, seperti C corporation (C corps) atau LLC.
Menikmati 100% laba bersih
Berbeda dengan entitas bisnis lain, di mana mitra atau pemegang saham bisa mengklaim bagian dari pendapatan, pemilik usaha perseorangan menerima seluruh keuntungan yang dihasilkan bisnis.
Kekurangan usaha perseorangan
Kesederhanaan usaha perseorangan juga memiliki beberapa kelemahan. Timbang hal-hal ini terhadap manfaatnya sebelum menetapkan struktur bisnis.
Berikut beberapa kekurangan usaha perseorangan:
Tanggung jawab pribadi
Pemilik bertanggung jawab secara pribadi atas semua utang bisnis dan kewajiban hukum. Satu gugatan atau utang yang tidak terbayar bisa menjangkau tabungan pribadi, rumah, atau properti lainnya.
Bisnis baru sudah menghadapi cukup banyak risiko. Secara historis, hanya sekitar 49% bisnis yang memiliki karyawan bertahan selama lima tahun dan 33,8% bertahan selama 10 tahun. Satu insiden juga bisa menambah paparan tanggung jawab pribadi. Misalnya, klaim kecelakaan terpeleset dan jatuh rata-rata berkisar antara $10.000 hingga $50.000 sebelum biaya hukum.
Sumber daya keuangan yang terbatas
Pemilik usaha perseorangan tidak bisa menjual saham dan bank mungkin enggan memberikan pinjaman, yang membatasi modal pertumbuhan.
Laporan tahun 2024 dari berbagai Federal Reserve Banks menemukan bahwa hanya 51% dari pemohon usaha kecil yang disetujui sepenuhnya untuk pinjaman atau jalur kredit. Tanpa akses ke pendanaan tradisional, pemilik usaha perseorangan harus mengisi kesenjangan tersebut dengan uang sendiri atau meminjam dari teman dan keluarga.
Keterbatasan keahlian dan keterampilan
Usaha perseorangan terbatas pada keterampilan dan pengetahuan pemiliknya, yang mungkin tidak memadai untuk menghadapi berbagai tantangan bisnis, mulai dari akuntansi hingga pemasaran. Dalam struktur bisnis yang lebih kompleks, beberapa mitra atau manajer bisa membawa perspektif, pengalaman, dan keterampilan yang berbeda.
FAQ cara memulai usaha perseorangan
Bagaimana cara menjadikan diri saya sebagai pemilik usaha perseorangan?
Jika mulai bekerja sebagai pemilik usaha perseorangan yang tunduk pada formulir pajak Internal Revenue Service (IRS) seperti Form W-9, Anda akan ditetapkan sebagai pemilik usaha perseorangan tidak berbadan hukum secara default. Untuk menjadikan diri Anda sebagai jenis pemilik usaha perseorangan lainnya, Anda harus memilih nama bisnis, mendaftarkannya jika menggunakan DBA, mendapatkan lisensi dan izin usaha yang diperlukan, membuka rekening bank bisnis khusus, dan membayar pajak (termasuk pajak wiraswasta).
Berapa biaya untuk memulai usaha perseorangan?
Biaya mendirikan usaha perseorangan bervariasi. Ini mencakup pengeluaran seperti biaya pendaftaran bisnis (jika berlaku), biaya mendapatkan lisensi dan izin yang diperlukan, potensi biaya konsultasi hukum, dan biaya membuka rekening bank bisnis. Biaya-biaya ini bisa berkisar dari sekitar $50 hingga $500, tergantung lokasi bisnis dan persyaratan kepatuhan spesifik.
Apa yang membuat seseorang memenuhi syarat sebagai pemilik usaha perseorangan?
Untuk memenuhi syarat sebagai pemilik usaha perseorangan, Anda harus menjadi pemilik tunggal dan operator bisnis, mengelola urusan sehari-hari secara pribadi dan menanggung semua tanggung jawab atas kewajiban keuangan dan hukum. Tidak ada pendaftaran formal untuk usaha perseorangan tidak berbadan hukum, menjadikannya pilihan yang mudah bagi pengusaha individu yang ingin menjalankan bisnis sendiri.
Bisakah saya mengubah LLC menjadi usaha perseorangan?
Ya, Anda bisa beralih dari LLC ke usaha perseorangan, tetapi ini adalah proses formal. Perlu untuk membubarkan LLC secara hukum di negara bagian, yang mencakup penyelesaian utang dan pengajuan dokumen pembubaran. Setelah LLC resmi ditutup, Anda bisa melanjutkan operasi sebagai pemilik usaha perseorangan.
Berapa penghasilan minimum untuk pemilik usaha perseorangan?
Tidak ada persyaratan penghasilan minimum untuk pemilik usaha perseorangan. Anda perlu membayar pajak wiraswasta jika memperoleh laba bersih $400 atau lebih per tahun.
Apakah saya perlu mendaftarkan usaha perseorangan di California?
Anda tidak harus mendaftar ke negara bagian California untuk membentuk usaha perseorangan. Jika menggunakan nama bisnis yang berbeda dari nama pribadi, Anda harus mendaftarkan nama bisnis fiktif tersebut ke kabupaten.
Seberapa mudah memulai usaha perseorangan?
Usaha perseorangan adalah struktur bisnis yang paling mudah untuk dimulai. Tidak ada dokumen hukum yang perlu diajukan dan Anda secara otomatis menjadi pemilik usaha perseorangan begitu Anda memulai bisnis sendiri. Pekerjaan utamanya hanyalah mendapatkan lisensi yang diperlukan atau mengajukan DBA.

