Siapa yang lebih Anda percaya: seorang sales mobil dengan email alex@hollywoodcars.com atau alexhollywoodcars@yahoo.com? Alamat email pertama memberikan kesan lebih profesional karena menggunakan domain email kustom, bukan penyedia email publik seperti Yahoo. Meskipun keduanya dimiliki oleh tenaga penjual yang sama-sama kompeten, alamat email dengan domain unik kemungkinan besar akan memenangkan lebih banyak pelanggan.
Saat membangun bisnis online, memiliki domain email sendiri adalah langkah yang sangat berharga. Prosesnya cukup mudah, terutama jika Anda menggunakan layanan email gratis dari Shopify yang sudah termasuk dalam paket langganan platform. Tanpa perlu keahlian teknis tinggi, Anda bisa menyiapkan alamat email dengan nama domain sendiri dan mulai berinteraksi dengan klien. Berikut caranya.
Apa itu domain email kustom?
Domain email kustom adalah alamat email yang menggunakan nama domain unik, bukan domain dari penyedia email umum (misalnya gmail.com, yahoo.com, outlook.com). Domain email kustom sangat berguna untuk akun email bisnis yang menggunakan domain yang sama dengan situs web perusahaan. Jadi, jika nama bisnisnya adalah Stupendous Lip Gloss dan domain situs webnya adalah stupendouslipgloss.com, alamat email setiap karyawan akan terlihat seperti jane@stupendouslipgloss.com.
Alamat email vs. domain email
Istilah "alamat email" dan "domain email" bukan sinonim. Domain email adalah komponen dari sebuah alamat email. Berikut perbedaannya:
- Alamat email. Identitas lengkap yang digunakan untuk mengirim dan menerima email (misalnya info@example.com).
- Domain email. Bagian dari alamat email yang terletak setelah simbol @, yang bisa dikustomisasi dengan membeli nama domain (misalnya example.com dalam info@example.com).
Cara mendapatkan domain email kustom
- Pilih dan daftarkan nama domain Anda
- Pilih penyedia hosting email
- Hubungkan domain pilihan Anda ke host email
- Buat alamat email kustom
- Uji dan amankan sistem email Anda
- Mulai kirim email
Baik Anda mengelola toko e-commerce maupun blog sederhana, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk mendapatkan domain email kustom dan membangun kredibilitas. Proses pastinya mungkin berbeda tergantung penyedia email, tetapi pendekatan umumnya tetap sama:
1. Pilih dan daftarkan nama domain Anda
Kunjungi registrar domain (seperti Shopify, GoDaddy, Namecheap, atau Squarespace Domains) untuk memulai prosesnya. Gunakan registrar tersebut untuk mencari dan membeli nama domain yang Anda inginkan. Biayanya biasanya berkisar antara $12 hingga $15 per tahun untuk domain tingkat atas generik.
Perlu diingat bahwa domain impian Anda mungkin sudah dimiliki orang lain. Anda bisa mencoba mengatasinya dengan memilih domain tingkat atas yang berbeda; misalnya, jika nama domain Anda sudah diambil dengan ekstensi .com, mungkin masih tersedia dengan ekstensi .info atau .biz. Jika Anda tetap menginginkan domain yang sudah tidak tersedia, Anda perlu bernegosiasi dengan pemilik saat ini untuk membelinya. Layanan broker domain bisa membantu proses ini.
Setelah mendapatkan domain, aktifkan perlindungan privasi domain untuk menjaga keamanan informasi pribadi Anda.
2. Pilih penyedia hosting email
Ada dua pendekatan untuk hosting email. Layanan seperti Google Workspace, Microsoft 365, atau Zoho Mail menawarkan hosting email profesional dengan fitur seperti filter spam, sinkronisasi kontak, dan kapasitas penyimpanan yang besar. Anda juga bisa menggunakan platform Shopify Messaging, yang dirancang khusus untuk pemasaran email e-commerce. Platform ini dilengkapi template siap pakai, otomatisasi, dan alat analitik kampanye, di antara fitur lainnya.
3. Hubungkan domain pilihan Anda ke host email
Apa pun penyedia hosting yang Anda pilih, langkah selanjutnya adalah mengunjungi dasbor registrar domain Anda. Temukan pengaturan DNS domain dan tambahkan MX record (mail exchange record) serta CNAME record yang disediakan oleh host email Anda.
Jika Anda menggunakan Shopify untuk meneruskan email bisnis ke penyedia email umum, ada proses khusus yang perlu diikuti. Dari dasbor admin Shopify, buka Online Store > Domains. Klik domain Anda, lalu pilih "Connect existing domain." Ikuti instruksi untuk menghubungkan secara otomatis atau perbarui DNS record yang disediakan Shopify secara manual.
Beberapa penyedia memerlukan SPF, DKIM, dan DMARC record selain DNS record untuk membuat akun email. Record ini meningkatkan keamanan email dan mencegah spam. Konsultasikan dengan penyedia Anda untuk mengetahui apa saja yang diperlukan.
4. Buat alamat email kustom
Pada langkah ini, Anda bisa menetapkan alamat email profesional untuk siapa pun di tim Anda. Alamat ini bisa dikaitkan dengan nama orang atau jabatan mereka (misalnya "accounting@example.com" atau "orders@example.com").
Jika Anda menggunakan fitur penerusan Shopify, Anda akan mengatur penerusan melalui admin Shopify. Setiap alamat email biasanya akan diteruskan ke akun seseorang di layanan email eksternal.
5. Uji dan amankan sistem email Anda
Kirim email percobaan ke dan dari alamat email baru Anda untuk memastikan pengiriman dan penerimaan berjalan lancar, lalu periksa pengaturan keamanan. Pastikan SPF, DKIM, dan DMARC record sudah dikonfigurasi dengan benar untuk mencegah pemalsuan email. Registrar Anda bisa memberikan instruksi spesifik tentang cara melakukannya. Untuk keamanan tambahan, aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) untuk login.
6. Mulai kirim email
Sekarang Anda siap mengirim email dengan domain sendiri di alamat pengirim. Jika Anda memilih Shopify Messaging, jelajahi semua fitur yang bisa Anda manfaatkan untuk pengenalan merek, pemasaran tertarget, dan format kustom untuk perangkat mobile.
Kelebihan dan kekurangan domain email kustom
Domain email kustom bisa menjadi alat yang ampuh untuk membangun kredibilitas dan profesionalisme di mata calon pelanggan. Berikut beberapa manfaat utama, beserta kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membuatnya:
Manfaat memiliki domain kustom
- Memperkuat identitas merek. Alamat email Anda adalah titik kontak yang konsisten dengan pelanggan. Domain kustom memperkuat identitas merek di setiap email yang dikirim, meningkatkan pengenalan dan daya ingat terhadap brand Anda. Ini menjadi pengingat yang terus-menerus akan nama perusahaan dan situs web Anda.
- Memancarkan profesionalisme. Menggunakan domain email gratis yang tersedia untuk umum seperti gmail.com atau yahoo.com memang wajar untuk keperluan pribadi. Namun, ketika Anda ingin menampilkan citra profesional kepada klien, akan sangat membantu jika alamat email Anda menggunakan nama domain yang sama dengan situs web Anda.
- Kepemilikan domain penuh. Dengan domain kustom, Anda memiliki kendali penuh atas alamat email. Anda bisa membuat akun karyawan baru, mengelola akun yang sudah ada, memilih klien email sendiri (misalnya aplikasi desktop Microsoft Outlook), dan memastikan konsistensi branding di seluruh organisasi. Ini berbeda dengan layanan email gratis, di mana penyedia yang pada akhirnya mengendalikan akun tersebut.
- Fleksibilitas dan skalabilitas lebih besar. Seiring pertumbuhan bisnis, domain kustom memungkinkan Anda mengembangkan infrastruktur email. Anda bisa membuat banyak alamat email untuk berbagai departemen atau karyawan tanpa batasan.
- Lapisan keamanan tambahan. Anda bisa mengonfigurasi sistem email kustom untuk menggunakan server email dengan MX record yang disediakan oleh penyedia web hosting. Ini membantu menyaring email masuk, mengurangi risiko spam dan phishing. Anda juga bisa mengatur autentikasi dua faktor (2FA) dan enkripsi untuk keamanan ekstra.
- Peluang peningkatan produktivitas. Banyak layanan registrasi domain menyertakan kalender bersama, penyimpanan cloud, dan alat kolaborasi, sehingga siapa pun dengan koneksi internet bisa mengakses email dengan mudah dari berbagai perangkat. Jika Anda berkecimpung di e-commerce, Anda juga bisa mengintegrasikan aplikasi Shopify, seperti alat pemasaran yang dirancang untuk email Shopify. Fitur-fitur tambahan ini memberikan fungsionalitas yang lebih tinggi.
Potensi kekurangan domain email kustom
- Biaya berkelanjutan. Menyiapkan domain email kustom melibatkan biaya untuk layanan registrasi domain, web hosting, dan kemungkinan hosting email jika Anda memilih penyedia pihak ketiga. Anda perlu membayar untuk menjaga domain tetap terdaftar, meskipun Anda mungkin sudah membayar biaya registrasi tahunan ini untuk domain situs web Anda.
- Persyaratan teknis. Mengelola domain email kustom memerlukan keahlian teknis tertentu. Anda perlu mengonfigurasi klien email, memahami MX record yang membantu email Anda diarahkan dengan benar, dan mungkin perlu mengatasi masalah server email. Jika Anda memutuskan untuk berpindah penyedia email, Anda harus menyiapkan akun baru dan memindahkan semua akun email yang ada. Proses ini membutuhkan keahlian khusus.
- Tanggung jawab keamanan. Meskipun domain kustom memberikan kontrol lebih besar atas keamanan, ini juga menempatkan tanggung jawab lebih besar pada pemilik bisnis. Anda perlu secara aktif mengelola keamanan email untuk melindungi dari spam, phishing, dan ancaman lainnya.
FAQ cara mendapatkan domain email
Bagaimana cara mendapatkan domain email sendiri?
Untuk mendapatkan domain email sendiri, daftarkan melalui layanan registrasi domain, lalu pilih penyedia web hosting atau email hosting yang menawarkan layanan email kustom. Setelah mengatur MX record yang disediakan oleh host Anda, Anda bisa mengonfigurasi klien email seperti Outlook atau Gmail untuk mengirim dan menerima email menggunakan domain kustom Anda.
Berapa biaya domain email?
Biaya domain email dimulai dari beberapa dolar per tahun untuk registrasi nama domain. Tergantung penyedia dan fiturnya, biasanya diperlukan beberapa dolar tambahan per pengguna per bulan untuk hosting email. Total biaya akan bergantung pada vendor yang Anda pilih untuk hosting dan berapa banyak akun email yang Anda buat.
Bisakah membeli domain khusus untuk email saja?
Ya, Anda bisa mendaftarkan nama domain khusus untuk penggunaan email tanpa perlu mengaitkannya dengan situs web.
Apakah transfer domain akan mengganggu email saya?
Transfer domain bisa mengganggu email untuk sementara jika MX record dari host sebelumnya tidak dikonfigurasi ulang dengan benar di penyedia baru. Untuk menghindari hal ini, siapkan DNS record terlebih dahulu agar proses transisi berjalan lebih lancar.

