Anda sudah menciptakan produk terbaik di industri Anda. Desain brand sudah sempurna. Kanal media sosial untuk bisnis pun sudah disiapkan. Sekarang Anda siap meluncurkan toko online!
Tunggu dulu. Sangat mudah terbawa euforia memperkenalkan bisnis ke dunia dan melewatkan beberapa langkah penting.
Meskipun brand dan situs web Anda sudah terlihat profesional, ada sejumlah item checklist e-commerce yang perlu dipastikan agar peluncuran berjalan lancar.
Apakah halaman produk Anda sudah dioptimasi untuk mesin pencari? Sudahkah Anda membuat rencana pemasaran untuk mempromosikan brand? Apakah situs web Anda sudah memiliki halaman penting seperti FAQ dan informasi kontak?
Saat Anda memulai bisnis, periksa kembali tugas-tugas yang sering terlupakan, tetapi bisa menentukan perbedaan antara pengalaman pelanggan yang buruk dan yang luar biasa. Checklist e-commerce lengkap ini berisi semua hal yang perlu Anda selesaikan sebelum toko Anda resmi beroperasi.
Checklist peluncuran toko e-commerce
- Pilih platform e-commerce
- Buat nama domain kustom
- Pilih penyedia web hosting
- Atur operasional back office
- Dapatkan izin usaha yang diperlukan
- Amankan pendanaan
- Konfirmasi informasi penagihan
- Tentukan tarif dan pengaturan pajak serta pengiriman
- Tentukan proses pemenuhan pesanan
- Buat halaman-halaman penting situs web
- Lakukan audit konten
- Pelajari SEO e-commerce
- Optimalkan semua gambar di situs web
- Audit email otomatis Anda
- Uji pengalaman checkout
- Tambahkan opsi kontak pelanggan
- Bangun kanal penjualan
- Instal aplikasi dan integrasi yang berguna
- Siapkan analitik dan pelacakan
- Buat rencana pemasaran pra-peluncuran
1. Pilih platform e-commerce
Anda tidak bisa menjalankan bisnis online yang sukses tanpa platform e-commerce. Platform inilah yang memungkinkan Anda menampilkan produk, menerima pembayaran, dan mengelola pesanan. Memilih platform yang tepat sejak awal akan menghemat waktu dan biaya, karena berpindah platform dari solusi seperti WooCommerce di kemudian hari berarti membangun ulang seluruh toko Anda.
Untuk memilih yang tepat, pertimbangkan:
- Anggaran bulanan Anda
- Seberapa banyak pekerjaan teknis yang ingin Anda tangani sendiri
- Fitur apa saja yang Anda butuhkan (seperti pelacakan inventaris atau label pengiriman)
- Apakah Anda memerlukan metode pembayaran tertentu
- Berapa banyak produk yang akan Anda jual
- Apakah Anda ingin menyesuaikan desain toko
Shopify adalah pilihan yang sangat baik karena pembangun tokonya sederhana. Anda cukup seret dan letakkan elemen sesuai keinginan, tanpa perlu kemampuan coding atau desain. Shopify menangani detail seperti pembaruan keamanan dan pemrosesan pembayaran. Shopify juga berfungsi sebagai sistem manajemen konten (CMS) tempat Anda bisa membuat, mengelola, dan menerbitkan konten.
Selain itu, toko Anda bisa diintegrasikan dengan aplikasi untuk hampir semua fitur yang mungkin Anda butuhkan, semuanya tersedia di Shopify App Store.
Sebelum berkomitmen pada satu platform e-commerce, coba uji coba gratis dari pilihan teratas Anda. Pastikan Anda bisa mengelola produk dan memproses pesanan dengan mudah menggunakan platform yang Anda pilih.
2. Buat nama domain kustom
Domain kustom dapat meningkatkan pengenalan brand Anda, yang berarti pelanggan akan lebih mudah mengingat URL dan menemukan Anda secara online.
Untuk memulai, lakukan pencarian nama domain untuk melihat apakah nama bisnis Anda tersedia. Jika tersedia dan nama tersebut belum didaftarkan sebagai merek dagang oleh bisnis lain di industri Anda, Anda bisa membeli nama domain kustom langsung melalui Shopify.
Jika pilihan pertama nama domain tidak tersedia, Anda masih punya opsi lain. Terkadang mendapatkan domain yang diinginkan memang sulit, terutama jika brand Anda menggunakan kata yang umum. Di sinilah Anda bisa berkreasi. Pepper, misalnya, memilih wearpepper.com sebagai URL-nya.
Bereksperimenlah juga dengan domain tingkat atas (top-level domain/TLD). TLD adalah bagian akhir dari URL, contoh umumnya adalah .com, .edu, .net, dan sebagainya. TLD yang populer untuk situs web e-commerce antara lain .store dan .shop, tetapi Anda juga bisa berkreasi di sini.
3. Pilih penyedia web hosting
Web hosting memungkinkan Anda menerbitkan situs web di internet. Penyedia web hosting yang baik memengaruhi kecepatan, keamanan, dan waktu aktif situs Anda. Dengan Shopify, hosting sudah termasuk di setiap paket, jadi Anda tidak perlu membeli hosting terpisah.
Setiap paket Shopify dilengkapi dengan:
- Bandwidth tak terbatas untuk menangani lonjakan traffic dengan mudah
- Server super cepat yang didukung jaringan pengiriman konten (CDN) global dari Fastly
- Keamanan Level 1 PCI-compliant, menjaga data pelanggan tetap aman
- Pembaruan instan dan upgrade otomatis, tanpa patching manual atau downtime
- Penerusan email tak terbatas untuk domain kustom guna membuat inbox profesional
4. Atur operasional back office
Menjalankan toko online melibatkan pengelolaan uang, produk, dan administrasi. Ketika Anda memastikan semua proses sudah tertata sebelum toko beroperasi, Anda bisa menghindari keterlambatan pengiriman, masalah inventaris, dan utang layanan pelanggan.
Mulailah dengan pembukuan dasar dengan membuka rekening bank bisnis terpisah dan memilih software akuntansi seperti QuickBooks atau Xero. Mengintegrasikan software tersebut dengan toko online membantu Anda melacak arus uang masuk dan keluar, yang akan sangat memudahkan saat pelaporan pajak.
Untuk manajemen inventaris, Anda memerlukan cara untuk melacak stok dan kapan harus memesan ulang. Sistem manajemen inventaris Shopify secara otomatis menangani pelacakan dasar secara real-time. Ketika seseorang membeli produk, Shopify langsung memperbarui jumlah inventaris. Jika suatu item habis, sistem bisa secara otomatis menandainya sebagai "Habis" di toko Anda.
💡 Tips: Dokumentasikan proses Anda untuk hal-hal seperti penanganan pesanan dan layanan pelanggan. Mulai dari yang sederhana. Misalnya, catat langkah-langkah yang Anda lakukan saat pesanan masuk: periksa detail pesanan, ambil produk dari penyimpanan, kemas, buat label pengiriman, dan tandai sebagai terkirim.
Anda bisa menyempurnakan sistem ini seiring Anda memahami kebutuhan bisnis yang sebenarnya. Tujuannya adalah memiliki sistem yang terorganisir sejak hari pertama agar Anda bisa fokus mengembangkan toko, bukan memperbaiki masalah.
5. Dapatkan izin usaha yang diperlukan
Sebelum mulai berjualan, Anda perlu menyiapkan dokumen yang tepat, termasuk perizinan dan asuransi.
Sebagian besar wilayah mensyaratkan setidaknya izin usaha.
Anda mungkin juga memerlukan izin tertentu, tergantung pada apa yang Anda jual (misalnya makanan, kosmetik, alkohol). Teliti persyaratan e-commerce pra-peluncuran ini sejak dini karena proses persetujuannya bisa memakan waktu. Periksa juga apakah Anda memerlukan asuransi e-commerce khusus untuk jenis bisnis Anda.
Cari informasi di situs web pemerintah setempat mengenai persyaratan hukum di bidang ini. Misalnya, jika Anda menjual ke berbagai negara bagian atau negara, Anda perlu memahami persyaratan pajak untuk setiap wilayah. Sebagian besar platform e-commerce membantu perhitungan pajak, tetapi Anda bertanggung jawab untuk memiliki izin yang tepat.
6. Amankan pendanaan
Anda kemungkinan besar membutuhkan dana untuk inventaris, pemasaran, dan biaya setup dasar. Meskipun bisa dimulai dari kecil, memiliki pendanaan yang cukup membantu Anda tumbuh lebih cepat dan memanfaatkan peluang seperti diskon pembelian inventaris dalam jumlah besar.
Shopify Capital menjadikan proses ini lebih sederhana dibandingkan opsi pendanaan tradisional. Shopify Capital menilai performa toko Anda, bukan skor kredit pribadi, dan tidak berdampak pada kredit Anda. Jika disetujui, Anda bisa mendapatkan dana secepat dua hari kerja dengan penawaran hingga $2 juta.
Proses pembayarannya pun mudah. Anda membayar kembali secara otomatis berdasarkan persentase dari penjualan harian. Artinya, Anda membayar lebih sedikit saat penjualan sedang lesu dan lebih banyak saat bisnis sedang ramai.
7. Konfirmasi informasi penagihan
Sebelum toko beroperasi, mari resmikan semuanya! Jika Anda sudah menyelesaikan uji coba gratis, pilih paket yang tepat di platform e-commerce Anda dan siapkan informasi penagihan toko. Ini akan memastikan biaya toko Anda dibayar tepat waktu dan tidak ada gangguan pada fungsionalitas toko online Anda.
8. Tentukan tarif dan pengaturan pajak serta pengiriman
Pastikan tarif pengiriman Anda sesuai untuk produk yang dijual di lokasi tempat Anda berjualan. Strategi penetapan harga Anda harus memperhitungkan biaya pengiriman aktual, jika tidak, margin keuntungan Anda bisa tergerus karena menanggung selisih antara tarif pengiriman yang dipasang dan biaya pengiriman sebenarnya.
Penting juga untuk mengatur pengaturan pajak dengan benar. Tergantung lokasi bisnis dan pelanggan Anda, Anda mungkin perlu memungut pajak penjualan dan menyetorkannya ke pemerintah saat masa pelaporan pajak. Jika Anda berjualan di beberapa wilayah, seorang akuntan bisa membantu Anda mengatur semuanya.
9. Tentukan proses pemenuhan pesanan
Pemenuhan pesanan (fulfillment) mengacu pada cara Anda mengirimkan produk ke pelanggan.
Anda memiliki beberapa opsi fulfillment:
- In-house: Anda menyimpan inventaris, mengemas pesanan, dan mengirimkannya sendiri.
- Dropshipping: Anda bermitra dengan pemasok yang mengirimkan produk langsung ke pelanggan.
- Penyedia logistik pihak ketiga (3PL): Mitra yang menangani penyimpanan, pengemasan, dan pengiriman untuk Anda.
Mitra 3PL sering kali bisa mengirimkan pesanan lebih cepat dibandingkan jika Anda melakukannya sendiri. Shopify Fulfillment Network menghubungkan Anda dengan mitra 3PL tepercaya seperti Flexport, ShipBob, dan ShipMonk, yang semuanya terintegrasi ke admin Shopify Anda. Anda bisa membandingkan kapabilitas, memantau performa, dan mengelola fulfillment tanpa berpindah sistem. Opsi ini cocok saat bisnis Anda berkembang dan ingin fokus pada aspek lain, bukan mengemas paket.
Anda bisa beralih metode seiring pertumbuhan bisnis. Banyak toko sukses memulai dengan fulfillment in-house lalu beralih ke 3PL saat skala bisnis meningkat.
10. Buat halaman-halaman penting situs web
Kepercayaan toko bergantung pada halaman-halaman penting di situs web Anda yang menunjukkan kepada pelanggan bahwa Anda menjalankan bisnis yang sah. Ini adalah halaman-halaman yang sudah diharapkan pelanggan, berisi informasi yang membantu audiens mengenal Anda sebagai pendiri, memahami kebijakan Anda, dan menghubungi Anda.
Berdasarkan riset, berikut adalah halaman-halaman yang paling direkomendasikan untuk disertakan dalam sitemap toko online:
- Beranda
- Halaman kontak
- Halaman tentang kami
- Halaman Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Halaman kebijakan pengiriman dan pengembalian
- Halaman syarat dan ketentuan serta kebijakan privasi
Jangan lupakan halaman lain seperti halaman koleksi dan kategori serta halaman detail produk. Periksa ulang halaman promosi, halaman checkout, dan keranjang belanja Anda. Setiap titik kontak pelanggan layak mendapat perhatian Anda, karena setiap bagian memengaruhi persepsi brand dan pengalaman pelanggan.
💡 Tips: Terapkan prinsip desain psikologis untuk mengurangi beban kognitif. Misalnya, letakkan elemen situs di tempat yang sudah diharapkan pelanggan, seperti informasi kontak di footer dan navigasi dropdown di salah satu sudut atas.
Beranda
Beranda biasanya merupakan halaman terpenting di situs e-commerce mana pun. Calon pelanggan sering kali mendarat di sini pertama kali atau menavigasi ke sini setelah halaman lain. Anggap beranda sebagai "kencan pertama" dengan pelanggan Anda. Ini adalah kesempatan untuk membuat kesan pertama yang hebat dan membangun nuansa brand Anda.
Beranda juga menjadi titik awal menuju bagian lain situs web. Navigasi yang jelas untuk membantu pengguna menjelajahi toko dan CTA yang kuat sangat penting di sini. Tautkan secara menonjol ke halaman kategori, halaman produk, dan promosi dari beranda Anda.
Beranda Personal Fav memiliki ajakan bertindak yang jelas, visual menarik yang merepresentasikan karakter brand, dan jalur navigasi yang mudah ke seluruh situs.
Halaman kontak
Halaman kontak menunjukkan kepada pelanggan bahwa toko Anda autentik, bahwa mereka bisa menghubungi pemilik toko untuk mendapatkan bantuan dan bahwa ada orang sungguhan di balik brand tersebut. Di halaman ini, cantumkan cara menghubungi Anda, seperti nomor telepon, email, tautan media sosial, dan alamat fisik (jika ada), beserta estimasi waktu respons saat pelanggan menghubungi Anda.
💡 Tips: Anda juga bisa menawarkan live chat atau chatbot AI melalui ikon kecil yang biasanya terletak di sudut kanan bawah setiap halaman situs web. Ini adalah cara cepat bagi pelanggan untuk menghubungi Anda tanpa harus menavigasi ke halaman kontak.
Halaman tentang kami
Halaman tentang kami adalah tempat calon pelanggan mencari tahu lebih lanjut tentang brand, misi, dan orang-orang di balik produk Anda. Ada beberapa pendekatan yang bisa Anda gunakan untuk halaman ini sebagai pemilik toko, sesuai dengan alasan utama pelanggan mengunjunginya:
- Ceritakan kisah Anda. Pembeli sering ingin memastikan bahwa sebuah bisnis akan bertahan dalam jangka panjang. Halaman tentang kami adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa toko Anda nyata, dengan manusia sungguhan di baliknya. Ceritakan kisah Anda dan perkenalkan pelanggan pada latar belakang brand: tim Anda, proses kerja, dan lingkungan lokal Anda.
- Bangun koneksi melalui nilai yang sama. Banyak pembeli tertarik pada misi dan tujuan bisnis serta apakah bisnis tersebut memiliki nilai-nilai yang sama dengan mereka. Membagikan tujuan, prinsip, misi, dan "mengapa" brand Anda bisa menarik pelanggan baru yang mendukung hal serupa.
Leath menampilkan foto para pemilik bisnis, memberikan keyakinan kepada pelanggan bahwa ada orang sungguhan di balik brand tersebut. Mereka juga memanfaatkan kekuatan storytelling brand untuk menarik pengunjung.
Halaman Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Sebelum peluncuran, Anda mungkin belum bisa mengantisipasi semua pertanyaan yang akan datang dari pelanggan. Oleh karena itu, ini adalah halaman yang akan terus berkembang seiring waktu, berdasarkan interaksi layanan pelanggan. Untuk membuat halaman FAQ yang efektif, lihat kompetitor untuk mengetahui pertanyaan apa saja yang mereka jawab di situs web mereka, atau gunakan alat AI untuk menghasilkan FAQ.
Pelanggan sering memiliki pertanyaan tentang pengiriman, kebijakan pengembalian, ukuran, garansi, dan perawatan produk. Starface memiliki halaman FAQ yang bisa dicari, di mana Anda bisa menelusuri topik dan melihat pertanyaan serta jawaban terkait.
Halaman kebijakan pengiriman dan pengembalian
Ini adalah halaman penting untuk membantu pelanggan memahami apa yang bisa mereka harapkan selama proses pengiriman dan pengembalian. Rata-rata tingkat pengembalian untuk e-commerce adalah 16,9% pada tahun 2024 dan kebijakan yang baik dapat meningkatkan tingkat konversi.
Jelaskan secara rinci berapa yang harus dibayar pelanggan, berapa lama waktu fulfillment dan pengiriman, siapa yang bertanggung jawab atas bea dan pajak, serta langkah-langkah yang perlu diambil pelanggan untuk mengajukan pengembalian dana.
Halaman syarat dan ketentuan serta kebijakan privasi
Halaman syarat dan ketentuan serta halaman kebijakan privasi berisi informasi hukum untuk melindungi bisnis Anda dan hak pelanggan. Halaman-halaman ini menguraikan ekspektasi dari brand maupun pelanggan.
Lucky Lad menunjukkan bahwa halaman-halaman ini tidak harus kreatif, tetapi harus menyajikan informasi dengan jelas dan mudah dinavigasi.
💡 Tips: Gunakan alat gratis Shopify untuk membuat kebijakan privasi dan halaman syarat layanan.
11. Lakukan audit konten
Penyuntingan adalah bagian penting dari setiap proses penulisan. Baca ulang setiap kata di situs Anda, atau lebih baik lagi, minta orang lain untuk memeriksa ulang pekerjaan Anda. Periksa deskripsi produk, teks beranda, teks tombol, dan informasi footer untuk memastikan akurasi, ejaan, dan tata bahasa.
Dalam hal penulisan, konsistensi adalah salah satu hal terpenting yang perlu diingat. Adopsi panduan gaya editorial, baik itu MLA atau AP, serta panduan suara brand Anda sendiri untuk detail seperti nada, tata bahasa, dan bahkan pilihan visual seperti font dan warna. Perubahan kecil pada pesan Anda bisa membantu meningkatkan konversi atau nilai pesanan rata-rata (AOV).
Dari sisi teknis, perhatikan khususnya tautan rusak dan error 404, serta masalah rendering gambar dan responsivitas mobile. Periksa situs Anda di berbagai browser dan perangkat mobile agar Anda bisa memahami apakah bug bersifat universal atau spesifik pada browser atau perangkat tertentu.
Contoh dari deodoran Wild ini menunjukkan bahwa Anda bisa berkreasi dengan halaman 404.
💡 Tips: Sewa Shopify Experts untuk membantu Anda menyiapkan toko Shopify dan mengujinya dari berbagai masalah. Para profesional terverifikasi ini bisa memberikan umpan balik teknis di area yang bukan keahlian Anda.
12. Pelajari SEO e-commerce
Jika Anda memulai bisnis online, pastikan situs web Anda muncul di hasil pencarian saat pelanggan mencari istilah yang berkaitan dengan produk Anda. Meskipun media sosial semakin menjadi andalan untuk penemuan produk, Google masih menguasai hampir 80% pencarian. Taktik optimasi mesin pencari (SEO) dapat membantu Anda menghasilkan traffic yang konsisten, berkualitas tinggi, dan yang terbaik dari semuanya, gratis. Semuanya dimulai dari riset kata kunci.
Berikut cara menggunakan taktik SEO e-commerce untuk membantu toko online Anda mendapat peringkat di mesin pencari:
- Lakukan riset kata kunci. Temukan istilah pencarian populer dan trending yang berkaitan dengan produk Anda.
- Coba optimasi kata kunci. Gunakan kata kunci dan istilah terkait di halaman produk, deskripsi kategori, judul halaman, teks halaman, URL, meta title, alt text, dan nama file aset.
- Gunakan schema markup. Gunakan kode spesifik, seperti schema markup, untuk membantu mesin pencari menemukan konten Anda dengan lebih baik dan menampilkan hasil yang lebih kaya di Google (misalnya rich snippets).
- Rancang sitemap. Buat sitemap yang memberikan informasi tentang konten situs web Anda kepada Google. Ini akan membantu Google lebih mudah menjelajahi situs dan mengategorikan halaman Anda.
- Optimalkan kecepatan situs. Pilih perusahaan hosting terbaik, investasikan pada jaringan pengiriman konten (CDN), dan kompres gambar agar situs web Anda dimuat lebih cepat. Semua langkah tersebut dapat meningkatkan pengalaman pelanggan di situs web Anda.
- Manfaatkan kekuatan pemasaran konten. Buat artikel blog yang mendapat peringkat untuk kata kunci target, mengedukasi pembaca, dan mendapatkan backlink bernilai tinggi dari situs web lain. Memberikan nilai kepada pelanggan di hasil pencarian dapat menghasilkan konversi yang lebih tinggi seiring waktu.
13. Optimalkan semua gambar di situs web
Gambar yang dimuat terlalu lambat dapat memengaruhi pengalaman pengguna dan performa di mesin pencari, serta waktu muat yang lebih lambat bahkan bisa menurunkan tingkat konversi. Pastikan semua gambar (termasuk foto produk dan foto gaya hidup) sudah dioptimalkan untuk web agar waktu muat lebih cepat dan kepuasan pelanggan meningkat.
Shopify menangani kompleksitas teknis agar gambar Anda tetap dimuat dengan cepat karena kecepatan sangat penting untuk toko online. Berikut hal lain yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kecepatan muat dan mengoptimalkan gambar untuk web:
- Gunakan nama file yang deskriptif. Mengoptimalkan nama file membantu peringkat SEO situs dan halaman produk Anda. Gunakan kata kunci yang relevan dengan foto dan bisnis Anda.
- Optimalkan alt text. Alt text digunakan untuk aksesibilitas dan SEO. Teks ini harus deskriptif dan mengandung kata kunci yang relevan.
- Kurangi ukuran gambar. Gambar besar dan indah memang berdampak kuat di beranda, tetapi pastikan ukuran file (dalam piksel) dikurangi semaksimal mungkin tanpa mengorbankan kualitas resolusi.
- Simpan gambar dalam format JPEG atau PNG. Untuk sebagian besar gambar online, aturan praktisnya adalah menggunakan JPEG untuk fotografi dan PNG untuk grafis dan ikon.
- Lakukan A/B test pada gambar. Anda perlu mengetahui apa yang berhasil dan apa yang tidak, dan yang lebih penting, mengapa. Jalankan beberapa A/B test gambar untuk melihat jenis gambar mana yang paling efektif dalam situasi berbeda (misalnya foto gaya hidup kontekstual versus produk dengan latar belakang putih).
💡 Tips: Gunakan alat gratis seperti Simple Image Resizer dari Shopify untuk mengurangi ukuran gambar sebelum diunggah.
14. Audit email otomatis Anda
Setiap pemilik bisnis e-commerce sebaiknya mempertimbangkan untuk menambahkan email ke rencana pemasaran mereka saat memulai toko online. Email juga merupakan alat yang berguna untuk mengomunikasikan informasi penting kepada pelanggan sepanjang perjalanan pembelian mereka.
Untuk bisnis Anda, ada beberapa email otomatis yang perlu Anda sesuaikan sebelum peluncuran. Edit template email Anda dan buat rangkaian email yang memelihara daftar pelanggan dan pada akhirnya mendorong penjualan.
Gunakan Shopify Messaging sebagai bagian dari strategi pemasaran keseluruhan dan untuk mengotomatiskan komunikasi pelanggan Anda. Siapkan aplikasi pemasaran email seperti Shopify Messaging atau aplikasi pihak ketiga dari Shopify App Store dan pertimbangkan email otomatis berikut untuk ditambahkan ke alur Anda:
- Seri sambutan yang memperkenalkan brand, produk, dan promosi pelanggan baru
- Konfirmasi pesanan (tanda terima)
- Notifikasi keranjang yang ditinggalkan (tarik kembali pelanggan dengan kode diskon)
- Email konfirmasi pesanan
- Email promosi untuk melibatkan kembali pelanggan setia
- Email khusus kampanye dan musim belanja
15. Uji pengalaman checkout
Sebelum Anda resmi membuka bisnis, pastikan calon pelanggan benar-benar bisa menyelesaikan pembelian di toko online Anda. Rata-rata tingkat pengabaian keranjang belanja online global di seluruh situs web e-commerce adalah 70%. Untuk mengatasi pengabaian ini, identifikasi dan perbaiki error serta hilangkan hambatan di checkout sebelum peluncuran.
Saat menguji proses checkout, pastikan bahwa:
- Tarif pengiriman ditampilkan di halaman checkout, memberikan pelanggan semua opsi waktu pengiriman dan tingkat layanan untuk wilayah mereka
- Kode diskon bisa diterapkan di keranjang (uji setiap kode untuk memastikan berfungsi)
- Pelanggan bisa mengedit isi keranjang (menghapus produk, mengubah jumlah)
- Metode pembayaran yang familiar tersedia, seperti kartu kredit, PayPal, Google Pay, dan Shop Pay
- Ada opsi untuk pelacakan status pesanan
- Halaman kontak mudah diakses untuk pertanyaan lanjutan atau perubahan pesanan
- Notifikasi email otomatis terpicu saat pembelian dilakukan
- Pemilih bahasa, pengalih mata uang, dan kebijakan pengiriman internasional semuanya tersedia dan berfungsi (jika Anda mengirim ke luar negara atau wilayah Anda)
💡 Tips: Dengan Shopify Payments, Anda bisa melakukan pesanan uji coba di situs Anda dengan gateway pembayaran aktif untuk memastikan semuanya berfungsi. Pastikan Anda juga menguji checkout di perangkat mobile.
16. Tambahkan opsi kontak pelanggan
Meskipun membangun halaman kontak tersendiri di situs web e-commerce sangat penting, praktik yang baik adalah menyertakan alamat bisnis, nomor telepon, email, dan bahkan live chat di sebagian besar halaman. Banyak bisnis menambahkan informasi ini di footer statis pada setiap halaman.
17. Bangun kanal penjualan
Konsumen kini mengharapkan pengalaman omnichannel dari brand, seiring semakin banyak yang beralih ke sumber pencarian non-konvensional seperti YouTube dan TikTok untuk menemukan dan membeli produk. Bahkan kanal ritel mengalami kebangkitan serius, separuh konsumen Gen Z lebih memilih belanja di toko fisik, meskipun mereka tumbuh di era digital.
Pilih kanal penjualan media sosial dan marketplace yang paling cocok untuk brand Anda, lalu tambahkan integrasi yang tersedia ke toko Anda. Lakukan riset pasar untuk memahami di mana pelanggan Anda menghabiskan waktu dan kanal mana yang paling sering mereka gunakan untuk berbelanja.
Beberapa kanal penjualan online yang bisa Anda tambahkan ke situs e-commerce meliputi:
- eBay
- Amazon
- Facebook dan Instagram
- Google Shopping
- TikTok
- Buy Button dan Checkout links
Kanal-kanal ini terhubung dengan Shopify sehingga Anda bisa dengan mudah melacak pesanan, inventaris, dan pelanggan di berbagai platform.
18. Instal aplikasi dan integrasi yang berguna
Shopify App Store memiliki banyak aplikasi yang dapat memperluas fungsionalitas situs Anda. Mulai dari yang kecil dan pilih hanya yang esensial untuk menjalankan bisnis secara efisien, Anda selalu bisa menambahkan lebih banyak aplikasi seiring kebutuhan bisnis berkembang.
Bisnis baru sebaiknya fokus pada alat e-commerce yang membantu pemasaran, dukungan pelanggan, upsell, dan konversi. Cari juga aplikasi yang spesifik untuk jenis bisnis Anda. Misalnya, aplikasi panduan ukuran yang canggih sangat berguna untuk bisnis pakaian.
Selain itu, aplikasi kuis dapat meningkatkan pengalaman pelanggan dan mengurangi pengembalian untuk brand dengan penawaran produk yang kompleks atau luas, dengan membantu pelanggan membuat pilihan yang tepat.
💡 Tips: Anggaran terbatas? Ada banyak aplikasi Shopify gratis yang bisa membantu menyederhanakan operasional bisnis e-commerce Anda, mulai dari pemasaran hingga pengiriman.
19. Siapkan analitik dan pelacakan
Penting untuk menyiapkan analitik e-commerce sejak hari pertama. Data ini akan memberikan wawasan berharga tentang pengunjung dan pelanggan Anda. Alat analitik dapat membantu Anda melacak bagaimana pengguna menavigasi situs, dari mana mereka berasal, dan di mana mereka mengalami hambatan. Wawasan ini dapat membantu Anda melakukan perbaikan pada situs seiring pertumbuhan bisnis.
Shopify Analytics sudah terintegrasi dalam platform e-commerce, memungkinkan Anda mendapatkan data langsung di dasbor. Anda juga bisa mengandalkan alat seperti Google Analytics dan Google Search Console, atau mencari solusi yang lebih spesifik. Anda bisa menggunakan kombinasi alat untuk menganalisis aspek tertentu dari bisnis, tetapi pastikan untuk melacak metrik e-commerce dasar terlebih dahulu.
💡 Tips: Shopify App Store penuh dengan aplikasi yang terintegrasi mulus dengan toko Anda. Jelajahi aplikasi analitik untuk menemukan yang paling cocok untuk Anda.
20. Buat rencana pemasaran pra-peluncuran
Toko Anda akan sepi pengunjung jika tidak ada yang tahu tentangnya. Cara terbaik untuk menyebarkan kabar adalah dengan strategi pemasaran pra-peluncuran yang disesuaikan dengan target audiens Anda.
Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda ambil untuk membangun antisipasi menjelang peluncuran. Meskipun pemasaran adalah tugas berkelanjutan untuk bisnis e-commerce, strategi pra-peluncuran adalah salah satu yang paling krusial.
Beberapa ide untuk rencana pemasaran pra-peluncuran Anda:
- Membuat halaman landing pra-peluncuran untuk mengumpulkan email
- Memposting konten media sosial sebelum dan sesudah peluncuran agar pelanggan tetap antusias dan terinformasi
- Menyiapkan peluang PR
- Mengadakan acara pra-peluncuran virtual, maupun langsung
- Membuka pre-order
- Mengundang pelanggan awal ke promo akses eksklusif dengan akses password ke situs
Mengapa checklist peluncuran situs web e-commerce itu penting
Ada banyak hal yang memenuhi pikiran Anda di bulan-bulan dan hari-hari menjelang peluncuran. Kesuksesan e-commerce bergantung pada pengalaman yang mulus bagi pelanggan dan serangkaian sistem yang mengatur cara Anda menjalankan bisnis. Jadi, bagaimana checklist peluncuran e-commerce bisa membantu?
Memberikan ketenangan pikiran bagi Anda dan tim
Dengan begitu banyak bagian yang bergerak, mudah sekali melewatkan langkah sederhana, tetapi krusial menjelang peluncuran. Mencentang item satu per satu dari daftar memberikan Anda kepastian bahwa tidak ada yang terlupakan. Anda tidak perlu khawatir tentang "bagaimana jika" ketika Anda sudah memeriksa, mengaudit, dan menguji setiap tahap pengalaman pelanggan di toko e-commerce Anda.
Memastikan hari peluncuran berjalan lancar
Ketika Anda membutuhkan sesuatu berjalan dengan baik, checklist e-commerce dapat membantu mengurangi ambiguitas dan menyederhanakan pekerjaan yang perlu diselesaikan. Menyelesaikan hal-hal administratif sebelum peluncuran berarti Anda tidak akan kelimpungan dan terdistraksi olehnya saat seharusnya merayakan momen tersebut. Fokuskan hari peluncuran pada koneksi dengan pelanggan dan memastikan setiap pengalaman pesanan berarti.
Menentukan standar pengalaman pelanggan
Pelanggan akan cepat meninggalkan bisnis Anda jika pengalaman pertama mereka kurang memuaskan. Sebaliknya, pengalaman yang hebat dapat menghasilkan pelanggan setia dan rekomendasi dari mulut ke mulut. Jika Anda sudah mencentang setiap item di checklist, kemungkinan mengecewakan pelanggan sangat kecil. Meski begitu, masalah tetap bisa terjadi. Jika itu terjadi, Anda punya banyak waktu untuk memperbaikinya karena Anda tidak sibuk mengurus SEO atau mengatur tarif pengiriman.
Pastikan toko e-commerce Anda memenuhi semua persyaratan
Setelah Anda menyelesaikan setiap tugas di checklist e-commerce, saatnya meluncurkan situs web e-commerce dan brand Anda ke khalayak luas. Jalankan rencana pemasaran Anda dan mulailah membangun pengenalan brand.
Kabar baiknya, tidak ada yang bersifat permanen. Seiring Anda mengumpulkan umpan balik dan data, Anda bisa menyesuaikan pengaturan pengiriman atau desain web. Anda bisa berinvestasi lebih banyak di SEO e-commerce dan mengurangi kampanye pemasaran yang tidak memberikan hasil. Tambahkan aplikasi penting, tingkatkan halaman checkout, dan perkuat dukungan pelanggan, semuanya demi mendapatkan lebih banyak pelanggan yang puas dan lebih banyak penjualan.
Ilustrasi utama oleh Eugenia Mello. Riset tambahan oleh Adam Rogers.
FAQ checklist e-commerce
Apa saja langkah-langkah membuat situs web e-commerce?
Ketika Anda memilih platform e-commerce seperti Shopify, Anda bisa membuat situs web e-commerce hanya dalam beberapa langkah. Pertama, daftar uji coba gratis, beli nama domain kustom, dan sesuaikan tampilan serta nuansa situs web e-commerce Anda. Checklist peluncuran e-commerce dapat membantu memastikan Anda tidak melewatkan langkah apa pun. Checklist situs web e-commerce Anda berisi item seperti mengatur detail pengiriman dan memperbarui opsi pembayaran.
Apa saja persyaratan fungsional untuk sebuah situs web?
Persyaratan fungsional dasar untuk situs web e-commerce meliputi aksesibilitas, responsivitas mobile, alur checkout yang berfungsi, syarat dan ketentuan situs, serta kebijakan privasi. Pembangun situs web yang Anda pilih harus ramah pengguna dan memungkinkan pelanggan menemukan produk serta menyelesaikan pembelian dengan mudah. Fitur tambahan yang bagus untuk situs web bisnis e-commerce Anda meliputi personalisasi, login pelanggan, elemen interaktif, dukungan chatbot, dan lainnya.
Berapa banyak produk yang sebaiknya dimiliki saat meluncurkan bisnis e-commerce?
Anda hanya membutuhkan satu produk untuk meluncurkan toko e-commerce. Banyak brand online memulai dengan satu produk dan menambahkan item pelengkap ke koleksi produk mereka di kemudian hari. Jika Anda menawarkan beberapa produk di situs e-commerce, pastikan Anda menggunakan navigasi, koleksi, dan halaman kategori untuk membantu pelanggan menemukan produk yang tepat.

