Anda sudah memiliki gambaran yang jelas tentang toko impian Anda, mulai dari tampilan visual hingga produk yang ingin dijual. Riset juga sudah dilakukan, sehingga Anda memahami siapa calon pelanggan dan proposisi nilai yang menjadi alasan mereka membeli dari Anda. Rencana pemasaran pun sudah disiapkan agar bisa langsung mulai menjangkau pelanggan tersebut.
Akan tetapi, mungkin saja yang belum Anda miliki adalah modal awal untuk membeli, memproduksi, atau menyimpan produk yang ingin dijual. Namun, Anda tetap bisa mewujudkan visi tersebut melalui model bisnis dropshipping bermerek. Berikut hal-hal yang perlu Anda ketahui.
Table of contents
Apa itu dropshipping bermerek?
Dropshipping bermerek atau branded dropshipping adalah metode dropshipping di mana Anda mengustomisasi produk Anda dengan kemasan khusus, label, dan materi pendukung lainnya yang menampilkan identitas merek Anda, seperti kartu ucapan atau materi yang disertakan dalam paket. Berbeda dengan pengiriman produk polos tanpa merek, pendekatan ini memastikan pelanggan menerima produk yang mencerminkan identitas toko Anda. Namun, tidak semua supplier menawarkan opsi ini. Tanpanya, produk biasanya dikirim dalam kemasan generik yang tidak mencerminkan identitas merek Anda.
Secara umum, dropshipping adalah metode pemenuhan pesanan ritel di mana Anda tidak menyimpan stok produk yang dijual. Sebagai gantinya, Anda bermitra dengan supplier yang memproduksi atau menyediakan produk, menyimpan stok hingga terjadi penjualan, lalu mengirimkan produk langsung ke pelanggan dari gudang mereka. Pendekatan ini memungkinkan Anda memulai bisnis dropshipping online tanpa biaya operasional untuk pengembangan produk atau pengelolaan stok, sehingga Anda bisa fokus mengoptimalkan pemasaran dan toko online Anda.
Apa itu private label dropshipping?
Private label dropshipping adalah istilah lain untuk dropshipping bermerek, yaitu bermitra dengan supplier untuk membuat dan mengembangkan produk yang disertai identitas merek. Dengan menghadirkan merek Anda sendiri ke dalam bisnis dropshipping, Anda dapat membangun basis pelanggan yang loyal dan tertarik pada pilihan produk Anda, meskipun pelaku dropshipping lain menjual produk serupa. Pengalaman belanja online yang konsisten dan identitas merek yang kuat dapat membedakan bisnis Anda dari kompetitor, bahkan memungkinkan Anda menetapkan harga yang lebih tinggi untuk produk yang sama.
Cara memulai dan menjalankan toko dropshipping bermerek dengan sukses
- Tentukan niche
- Bangun merek Anda
- Temukan supplier
- Pilih produk
- Promosikan merek Anda
- Utamakan layanan pelanggan
- Sempurnakan bisnis berdasarkan umpan balik pelanggan
Para ahli memperkirakan pasar dropshipping akan mencapai $372 miliar pada tahun 2025. Berikut cara meraih peluang Anda di pasar dropshipping, mulai dari membangun kehadiran merek yang unik hingga menemukan supplier yang andal:
1. Tentukan niche
Cara paling efektif untuk meluncurkan bisnis dropshipping adalah dengan fokus pada niche tertentu. Dengan mempersempit fokus, misalnya khusus menjual produk perawatan kulit alih-alih seluruh kategori kecantikan, akan memudahkan Anda memahami target audiens dan memposisikan merek sebagai toko pilihan utama di kategori tersebut.
Pilih niche yang sesuai dengan minat atau yang memenuhi kebutuhan pasar yang belum terlayani dengan baik. Kategori produk private label (merek pribadi) yang umum meliputi dekorasi rumah, pakaian, hadiah unik, produk gaya hidup, dan aksesori teknologi. Jika Anda memiliki ketertarikan di bidang tertentu atau melihat adanya celah di pasar, investasikan waktu untuk melakukan riset pasar guna menemukan ide produk.
2. Bangun merek Anda
Kehadiran merek yang konsisten sangat penting untuk keberhasilan bisnis dropshipping bermerek. Mulai dari cerita merek, logo, tipografi, gaya komunikasi merek, hingga visual di situs web Anda, semuanya dapat membantu membuat bisnis tampak menonjol di mata calon pelanggan dan menjadi fondasi pengalaman belanja berkualitas.
Mulailah dengan mempertimbangkan produk yang ingin Anda jual atau pengalaman belanja keseluruhan yang ingin Anda ciptakan. Kemudian, upayakan untuk:
- Membangun merek. Tentukan misi merek dan nilai-nilai Anda, lalu kembangkan nada dan gaya komunikasi merek yang konsisten. Selanjutnya, sempurnakan identitas merek, yaitu aspek visual seperti warna, font, dan citra. Gunakan templat situs web dengan skema warna bawaan atau sesuaikan sendiri.
- Membuat nama toko dan logo. Pilih nama yang mudah diingat untuk toko dropshipping Anda dan buat logo. Anda dapat mendesain sendiri melalui alat seperti Canva atau Photoshop, menggunakan pembuat logo gratis, maupun mempekerjakan desainer freelance untuk tampilan yang lebih sesuai dengan kebutuhan.
-
Memilih platform e-commerce. Terakhir, siapkan toko online Anda di platform e-commerce seperti Shopify.
3. Temukan supplier
Cari supplier dropshipping terbaik untuk niche Anda dengan meneliti spesialisasi mereka. Misalnya, supplier yang fokus pada kopi seperti Dripshipper menggabungkan fasilitas roasting (sangrai kopi) dengan pusat pemenuhan pesanan dalam satu layanan. Ini bisa menjadi pilihan yang tepat jika Anda ingin menjual biji kopi melalui toko dropshipping bermerek Anda sendiri.
Untuk dropshipping bermerek, prioritaskan supplier yang menawarkan kemasan kustom, materi branding yang disertakan dalam paket, dan produk berkualitas yang selaras dengan identitas merek Anda. Beberapa jaringan supplier berikut dapat membantu Anda menemukan mitra yang tepat:
Shopify Collective menghubungkan Anda dengan merek Shopify yang sudah mapan dan menawarkan produk berkualitas tinggi dengan margin keuntungan yang lebih baik dibandingkan platform dropshipping tradisional. Karena Anda sudah bekerja sama dengan merek yang sudah memiliki reputasi baik, produk yang dikirim biasanya juga dilengkapi kemasan profesional yang dapat meningkatkan pengalaman pelanggan.
Aplikasi dropshipping lain yang layak dipertimbangkan termasuk DropCommerce untuk supplier Amerika Utara dengan pengiriman cepat, serta Zendrop yang mengkhususkan diri pada opsi kemasan bermerek dan materi tambahan dalam paket untuk memperkuat presentasi merek Anda.
Saat mengevaluasi supplier, utamakan mereka yang memiliki keahlian dalam kemasan produk (packaging) dan kemasan luar pengiriman (mailer) bermerek yang dapat disesuaikan. Evaluasi juga jangka waktu pengiriman, jumlah minimal pesanan (MOQ), dan kemampuan menjaga kualitas yang konsisten sesuai standar merek Anda.
4. Pilih produk
Setelah menentukan supplier dropshipping, pilih produk yang akan dipasarkan di situs Anda. Kemudian, tentukan elemen branding-nya, seperti label, desain kemasan kustom, dan deskripsi produk yang disesuaikan dengan identitas merek.
Pertimbangkan tujuan jangka panjang merek saat memutuskan berapa banyak produk yang akan ditawarkan. Menjual lebih sedikit produk melalui dropshipping bisa membantu Anda menguasai niche tertentu. Namun, jika hanya menampilkan beberapa item premium mungkin dapat membatasi frekuensi kunjungan pelanggan ke toko. Sebaliknya, terlalu banyak produk bisa membingungkan pelanggan dan melemahkan identitas merek Anda.
Tergantung pada apa yang Anda tawarkan, pertimbangkan untuk memulai dengan 5 hingga 20 produk dan soroti beberapa produk secara bergantian. Pendekatan ini memungkinkan Anda mengukur produk yang laku sambil memberi pelanggan ruang untuk menjelajah. Setelah itu, sesuaikan stok atau cara Anda membangun narasi merek berdasarkan produk yang paling sering ditambahkan pelanggan ke keranjang belanja dan produk yang kurang diminati.
5. Promosikan merek Anda
Pengenalan merek dimulai dari identitas yang kuat, yang membantu pelanggan terhubung dan mengingat merek Anda dengan lebih baik. Setelah elemen inti visual terbentuk, jaga konsistensi di seluruh aktivitas pemasaran, mulai dari iklan media sosial berbayar hingga kampanye pemasaran email.
Jangkau target audiens melalui kemitraan strategis dengan merek lain yang saling melengkapi dan dapat menonjolkan manfaat produk atau layanan Anda. Misalnya, merek produk kesehatan dan kebugaran bisa bekerja sama dengan merek perlengkapan anak untuk menjangkau para orang tua yang butuh waktu istirahat. Publikasi di media yang fokus pada produk juga dapat mendatangkan pengunjung ke situs Anda melalui ulasan positif atau artikel fitur. Bahkan perubahan kecil pada desain situs, seperti menambahkan tautan berbagi media sosial di halaman produk, dapat mendorong pelanggan untuk merekomendasikan produk Anda kepada orang lain.
6. Utamakan layanan pelanggan
Salah satu alasan dropshipping bermerek dapat menguntungkan adalah karena pengelolaan stok diserahkan kepada pihak lain. Namun, hal ini juga berarti Anda memiliki kendali yang lebih terbatas atas tahap akhir pengalaman pelanggan, seperti kualitas produk, kemasan, dan pengiriman. Karena Anda bergantung pada proses yang dimiliki supplier, penting untuk menyiapkan rencana jika terjadi kendala.
Pastinya Anda ingin memilih supplier yang andal dengan rekam jejak yang baik. Namun, cara terbaik untuk mengurangi risiko kesalahan, baik dalam detail pesanan, kemasan, maupun keterlambatan pengiriman, adalah dengan menetapkan kebijakan pengembalian yang jelas dan rencana layanan pelanggan untuk produk yang rusak atau tidak memuaskan. Pastikan untuk bertanya kepada supplier tentang prosedur mereka dalam menangani kesalahan atau pengembalian.
7. Sempurnakan bisnis berdasarkan umpan balik pelanggan
Pelanggan setia adalah fondasi bisnis dropshipping Anda. Salah satu cara terbaik untuk membangun loyalitas pelanggan adalah dengan menjalin komunikasi secara aktif, baik dengan pelanggan baru maupun pelanggan lama.
Jika toko dropshipping Anda menerapkan model langganan atau memberikan alasan bagi pelanggan untuk kembali secara rutin, jaga komunitas tersebut dengan membangun program loyalitas atau program reward. Program ini dapat memberikan diskon untuk pembelian berulang atau menawarkan poin dan hadiah sebagai insentif bagi pelanggan yang merekomendasikan bisnis Anda kepada orang lain. Selain itu, program loyalitas pelanggan juga memberi Anda jalur komunikasi langsung dengan pendukung terbesar Anda dan peluang untuk mendapatkan umpan balik yang bermakna tentang berbagai aspek pengalaman belanja.
Meminta dan menerapkan umpan balik pelanggan adalah salah satu cara untuk mendorong advokasi pelanggan, yaitu bentuk promosi merek yang efektif di mana pelanggan yang puas merasa termotivasi untuk merekomendasikan merek Anda ke orang-orang di sekitarnya. Ketika pelanggan merasa didengar dan melihat bahwa masukan mereka ditanggapi dengan serius, mereka merasa lebih terlibat dalam kesuksesan merek tersebut.
FAQ dropshipping bermerek
Apakah dropshipping produk bermerek itu legal?
Ya, dropshipping produk bermerek adalah legal, selama merek dalam portofolio supplier memberikan izin dan Anda juga tidak menjual barang yang dilindungi hak cipta atau diatur secara ketat seperti senjata api, tembakau, atau alkohol.
Bagaimana cara menjadi pelaku dropshipping bermerek?
Pertama, kembangkan cerita merek yang konsisten untuk situs web dan platform media sosial Anda. Kemudian, bermitralah dengan supplier dropshipping yang menawarkan kemasan bermerek atau produk private label (merek pribadi). Pilih produk dari katalog mereka, tingkatkan gambar atau deskripsi produk sesuai kebutuhan, lalu tampilkan di situs Anda.
Apakah ada kekurangan dari dropshipping bermerek?
Salah satu kekurangan utama dropshipping bermerek atau model dropshipping mana pun adalah terbatasnya kendali atas proses pemenuhan pesanan. Jika produk tiba dalam kondisi rusak atau tidak sesuai, pelanggan akan meminta pertanggungjawaban Anda, bukan supplier. Atasi masalah ini dengan layanan pelanggan yang kuat dan kebijakan pengembalian yang jelas.
Bisakah melakukan dropshipping bermerek di Shopify?
Ya, Anda bisa menjalankan bisnis dropshipping bermerek di Shopify. Platform ini menawarkan berbagai aplikasi dropshipping yang terintegrasi langsung dengan toko Anda, sehingga memudahkan pencarian supplier, impor produk, dan pengelolaan pesanan. Anda juga bisa menggunakan Shopify Collective untuk mendapatkan produk dari merek Shopify lain dengan kualitas dan keandalan bawaan.

