Sering kali, justru detail kecil yang membuat perhiasan terasa istimewa, garis milgrain di tepi cincin, tonjolan pipih pada gelang, atau tekstur kontras pada anting. Bagi toko perhiasan e-commerce, foto produk yang tajam dan penuh detail dapat membantu meyakinkan pelanggan untuk membeli.
Namun, memotret perhiasan sendiri bukan perkara mudah. Anda perlu menghindari pantulan dan noda sidik jari, mengatur pencahayaan, serta menciptakan gambar yang menarik secara visual.
Pelajari seluk-beluk cara mengambil foto produk perhiasan yang sangat memukau hingga terlihat seperti dikerjakan fotografer profesional.
Cara memotret perhiasan
- Siapkan meja dan sweep
- Persiapkan perhiasan Anda
- Atur pencahayaan dengan tepat
- Sesuaikan pengaturan kamera
- Ambil foto
- Retouch dan finalisasi
Foto produk perhiasan Anda membantu audiens membentuk kesan tentang bisnis Anda. Menurut Camille Ouellette, pendiri merek perhiasan Camillette, fungsi dari foto produk sama halnya dengan etalase butik. "Kuncinya adalah memiliki foto terbaik yang bisa Anda dapatkan sehingga benar-benar dapat mewakili merek Anda," kata Camille dalam episode podcast Shopify Masters.
Camille memilih bekerja dengan fotografer profesional, tetapi opsi itu tidak selalu realistis untuk semua orang. Dengan memotret perhiasan sendiri, Anda bisa menghemat biaya sekaligus mempertahankan kendali kreatif sepenuhnya. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:
1. Siapkan meja dan sweep
Letakkan meja dan latar belakang di area yang cukup untuk menata seluruh peralatan Anda atau di tempat yang mendapat cahaya alami, seperti dekat jendela. Hindari memposisikan jendela tepat di belakang produk karena dapat menciptakan efek siluet, sehingga perhiasan sulit terlihat. Sebagai gantinya, posisikan meja 90 derajat di sisi kanan atau kiri jendela. Semakin dekat ke jendela, cahaya biasanya akan terasa lebih lembut.
Setelah menemukan posisi meja yang paling pas, siapkan sweep Anda, biasanya sweep berupa kertas putih. Contohnya papan poster putih sebagai opsi hemat biaya atau kain yang diatur sedemikian rupa hingga melengkung dari posisi vertikal (seperti dinding) ke posisi horizontal (seperti meja) untuk menciptakan latar belakang yang mulus dan bersih. Jika Anda tidak berada di dekat dinding, gunakan backdrop stand atau buat penyangga sweep dengan batu bata atau balok kayu. Anda mungkin juga memerlukan selotip agar sweep tidak bergeser.
Posisikan tripod di depan pengaturan Anda. Jika Anda menggunakan smartphone dengan tripod pendek, Anda bisa meletakkannya langsung di atas meja, di atas sweep.
2. Persiapkan perhiasan Anda
Bersihkan dan poles perhiasan Anda. Kamera DSLR dan setup pencahayaan yang baik dapat menangkap detail dalam tingkat tinggi, sehingga noda sidik jari atau bekas usapan mudah terlihat di permukaan produk. Gambar akhir juga sering kali tampil beberapa kali lebih besar daripada ukuran asli perhiasan. Jadi, meskipun terlihat bersih secara kasat mata, hasil fotonya bisa berkata lain.
Setelah dipoles, letakkan perhiasan di bagian tengah bagian datar sweep. Sisakan ruang jika Anda perlu menggunakan reflector card putih untuk memantulkan cahaya. Lap kembali perhiasan setiap kali Anda menyentuhnya. Mengenakan sarung tangan katun dapat menghemat waktu dan memperkecil keharusan pemotretan ulang karena noda sentuhan.
Anda dapat membiarkan pengaturan tetap sederhana dengan latar putih. Namun, Anda juga bisa menambahkan elemen lain pada penataan. Misalnya, meletakkan perhiasan di atas lempeng marmer, piring perhiasan atau ring holder, atau seperti merek perhiasan Young in the Mountains, di samping bunga dan batu.
Anda juga bisa menggunakan model untuk menunjukkan seperti apa perhiasan saat dikenakan. "Orang jadi lebih mudah membayangkan dan berkata, 'Oh, oke. Kalau dipakai, tampilannya akan seperti ini,'" kata Camille. "Sekarang saya juga berusaha menampilkan berbagai warna kulit dan tipe tubuh agar perhiasan terlihat pada beragam orang."
Gambar produk Anice Jewellery memadukan latar sederhana dengan foto yang menunjukkan saat perhiasan tersebut dikenakan. Namun, pendirinya, Brittany Hopkins, menyarankan agar Anda tidak membuat batasan yang terlalu kaku. "Menurut saya, foto perhiasan saat dikenakan tetap sangat penting karena kalau Anda ingin tahu kalung akan jatuh sampai di mana saat dipakai, foto flat lay saja belum tentu memberi gambaran tentang ini," kata Brittany dalam episode podcast Shopify Masters. "Namun, dulu kami membatasi diri hanya pada foto saat dikenakan. Kalau dipikir-pikir lagi, itu memakan jauh lebih banyak waktu dan tenaga daripada yang seharusnya."
Tidak ada satu cara yang paling benar untuk menata perhiasan. Tujuan menata perhiasan adalah semata-mata menampilkan setiap karya dalam kondisi terbaiknya. Namun, menemukan pendekatan yang paling cocok biasanya membutuhkan proses coba-coba. Jadi, jangan takut mencoba.
3. Atur pencahayaan dengan tepat
Jika Anda memotret dengan cahaya alami, Anda mungkin tidak memerlukan lampu tambahan. Namun, jika sumber cahaya alami kurang terang atau Anda menggunakan pencahayaan buatan, pengaturan pencahayaan DIY Anda harusnya akan sedikit berbeda.
Posisikan satu sumber cahaya pada sudut 45 derajat terhadap produk. Jika Anda menggunakan jendela, letakkan produk pada sudut 45 derajat di sisi berlawanan dari jendela. Modifier pencahayaan seperti softbox atau light cone dapat membantu menjaga cahaya tetap lembut dan merata, sekaligus menghasilkan hasil yang konsisten. Jika produk berada terlalu dekat ke bagian belakang sweep, bayangan mungkin akan terlihat. Geser produk sedikit lebih dekat ke arah Anda untuk mendapatkan latar putih yang lebih bersih.
Meski pencahayaan masih bisa disesuaikan saat proses editing, periksa hasilnya langsung dari ponsel atau layar kamera saat sesi pemotretan berlangsung. Bisa jadi posisi lampu perlu diubah. Jika cahaya terlalu kuat, gunakan diffuser, yaitu bahan seperti kain putih yang meneruskan cahaya sebagian, pada sumber cahaya untuk menyebarkan sinarnya. Jika area tertentu membutuhkan lebih banyak cahaya, pantulkan cahaya dengan foam board. Anda bisa mengubah sudut papan sampai mendapatkan pencahayaan yang diinginkan. Jika ada silau yang tidak diinginkan, gunakan dulling spray pada permukaan reflektif, seperti latar kaca, untuk sementara menciptakan efek matte.
4. Sesuaikan pengaturan kamera
Setiap kamera berbeda, tetapi berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyesuaikan pengaturan kamera:
White balance
Terkadang pencahayaan membuat kamera sulit mengenali warna putih dengan akurat. Mengatur white balance ke mode auto dapat mencegah keharusan untuk mengkalibrasi manual setiap kali cahaya berubah. White balance otomatis akan mencari bagian paling terang pada gambar dan menjadikannya titik putih. Setelah itu, kamera menyeimbangkan area lain di sekitarnya agar hasil terlihat alami.
Flash
Jika Anda menggunakan cahaya kontinu seperti lampu LED, kemungkinan besar Anda tidak memerlukan flash. Flash lebih berguna dalam kondisi minim cahaya, saat Anda perlu menangkap subjek yang bergerak, atau ketika ingin menambah maupun mengurangi bayangan. Menonaktifkan flash juga memudahkan Anda mengatur exposure dan sync speed.
Format gambar
Ambil gambar dengan pengaturan kualitas tertinggi yang tersedia. Pada kamera DSLR atau mirrorless, biasanya ini berarti format RAW, yang memberi fleksibilitas maksimal saat editing. Jika itu bukan pilihan, gunakan pengaturan JPG terbesar, misalnya ukuran gambar large dan kualitas superfine.
Exposure
Exposure memiliki tiga elemen:
- ISO. ISO adalah tingkat sensitivitas sensor cahaya kamera terhadap cahaya. ISO rendah, seperti 100, berarti sensor kurang sensitif, dan ini cocok saat cahaya tersedia cukup banyak. ISO yang lebih tinggi, seperti 1.200, lebih cocok saat cahaya terbatas. Hasil foto akan lebih terang, tetapi juga lebih berbutir.
- Aperture. Diukur dalam f-stop, aperture adalah ukuran bukaan lensa kamera yang dapat diatur. Semakin kecil angkanya, semakin banyak cahaya yang masuk ke lensa. Misalnya, f/1.4 memiliki bukaan lebih lebar daripada f/22. Aperture yang lebih kecil akan menghasilkan gambar dengan depth of field yang lebih dangkal, yaitu bagian utama gambar tetap fokus sementara area lain tampak kabur (blur).
- Shutter speed. Shutter speed adalah lamanya lensa kamera terbuka. Biasanya ditampilkan dalam pecahan detik. Shutter speed yang lebih cepat, seperti 1/1.000, dapat membekukan gerakan orang atau objek. Jika Anda menggunakan shutter speed yang lebih lambat, tripod akan membantu mengurangi blur akibat gerakan.
ISO, aperture, dan shutter speed bekerja bersama agar gambar tidak terlalu terang atau terlalu gelap. Artinya, jika Anda mengubah salah satunya, dua elemen lain mungkin juga perlu disesuaikan agar mendapatkan exposure yang tepat. Gambar pratinjau kamera tidak selalu memberi gambaran lengkap. Melihat histogram, yaitu grafik yang menunjukkan distribusi bayangan dan cahaya dalam gambar, dapat membantu Anda menilai exposure. Jika grafik condong jauh ke kiri, kemungkinan foto Anda underexposed. Jika lebih condong ke kanan, bisa jadi foto overexposed.
Ada beberapa mode exposure:
- Manual mode. Memberi Anda kendali penuh atas ISO, aperture, dan shutter speed.
- Aperture priority. Dalam mode ini, Anda memilih aperture yang diinginkan, lalu kamera otomatis menentukan shutter speed yang sesuai.
- Auto exposure. Kamera akan memilih exposure yang tepat berdasarkan pencahayaan yang tersedia.
5. Ambil foto
Berikut beberapa hal yang bisa Anda coba saat memotret:
- Coba berbagai sudut kamera. Pengaturan yang tepat untuk Anda mungkin adalah memiringkan lensa sedikit ke bawah mengarah ke perhiasan, tetapi posisi lain bisa jadi lebih cocok untuk merek Anda. Anda bisa mencoba close-up ekstrem untuk menonjolkan detail, atau wide shot jika ingin menampilkan keseluruhan scene yang sudah ditata.
- Pertimbangkan komposisi dan framing. Komposisi adalah cara Anda menyeimbangkan dan menata elemen dalam foto, sedangkan framing adalah apa yang Anda masukkan dan keluarkan dari bingkai. Keduanya dapat menciptakan foto yang lebih menarik secara visual. Misalnya, Anda bisa menambahkan dua kotak cincin: satu terbuka dengan cincin berlian di dalamnya, dan satu lagi tertutup, sebagian terpotong dari frame.
- Tangkap detail yang istimewa. Beri pelanggan tampilan yang jelas atas perhiasan Anda. Mari ambil contoh Lithop Helmet Ring dari Sterling King. Cincin ini memiliki potongan terbuka di bagian belakang dan depan, sehingga gambar produknya menampilkan kedua sisi untuk calon pembeli.
- Ambil lebih banyak foto daripada yang Anda kira perlu. Semakin banyak foto, semakin banyak pilihan yang Anda miliki, dan semakin besar peluang mendapatkan gambar terbaik.
6. Retouch dan finalisasi
Bahkan foto terbaik akan menjadi lebih baik lagi setelah mendapatkan retouch. Proses ini dapat membantu merapikan latar belakang, menghilangkan bayangan, serta mencerahkan atau menambah kontras pada bagian tertentu dari gambar. Anda bisa mencoba editor foto berbayar atau gratis. Anda juga dapat menggunakan Shopify Magic untuk mengubah latar belakang produk. Misalnya, Anda bisa menempatkan perhiasan di atas podium atau menggantinya dengan latar abstrak.
Tips mengambil foto perhiasan dengan ponsel
Anda tidak memerlukan kamera DSLR atau mirrorless untuk mengambil foto produk perhiasan. Anda dapat mengambil foto produk dengan smartphone, selama perangkat tersebut cukup modern dan memiliki kamera yang bagus. Sebagai contoh, ukuran sensor gambar adalah salah satu faktor penting yang memengaruhi kualitas foto.
Berikut beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat memotret perhiasan dengan smartphone:
- Letakkan ponsel di mini tripod. Sama seperti kamera DSLR, Anda memerlukan tripod yang sesuai dengan smartphone agar kamera tetap stabil dan hasil foto konsisten.
- Coba mode portrait. Mode portrait dapat membantu memfokuskan detail perhiasan dan secara otomatis memburamkan bagian lain dari gambar.
- Gunakan kamera belakang. Sebagian besar smartphone memiliki kamera depan, atau kamera selfie, dengan megapiksel lebih sedikit dibanding kamera belakang.
- Atur white balance dan exposure dengan tepat. Pada beberapa smartphone, Anda bisa mengatur white balance dan exposure sebelum mengambil gambar.
- Kunci pengaturan kamera Anda. Setelah menemukan pengaturan yang pas, kunci pengaturan tersebut. Ini akan mencegah kamera mengubah setting saat Anda mengambil foto berikutnya, sehingga foto produk perhiasan tetap konsisten.
Peralatan penting untuk fotografi perhiasan
Peralatan fotografi yang Anda gunakan akan bergantung pada anggaran Anda. Berikut beberapa perlengkapan dasar fotografi perhiasan yang dapat membantu Anda menghasilkan foto produk yang terlihat profesional:
Kamera dan lensa
Anda tidak perlu kamera mahal untuk memotret perhiasan. Dengan kualitas kamera iPhone dan Android yang kini sangat bagus, pilihan terbaik untuk fotografi perhiasan mungkin sudah ada di saku Anda. Jika Anda sudah memiliki DSLR dengan lensa makro yang memungkinkan pengambilan gambar close-up, Anda juga bisa menggunakannya.
Jika Anda ingin membeli kamera baru khusus untuk fotografi perhiasan, mirrorless Nikon Z50 dan Canon EOS R6, dengan harga masing-masing sekitar $750 dan $3.000 adalah pilihan yang tepat.
Tripod
Tripod menjaga kamera atau smartphone tetap stabil. Ada banyak jenis tripod yang bisa Anda gunakan, seperti:
- Mini tripod meja. Mini tripod meja lebih kecil daripada tripod pada umumnya sehingga bisa diletakkan langsung di atas meja. Umumnya tripod ini memiliki kaki berengsel yang dapat dililitkan ke benda seperti pagar atau jeruji, memberi Anda fleksibilitas lebih dalam penggunaannya.
- Tripod standar. Jenis ini cocok untuk smartphone maupun kamera DSLR. Anda bisa menggunakannya untuk foto model dan close-up perhiasan.
- Tripod dengan sumber cahaya. Jika Anda sering memotret di area minim cahaya atau membutuhkan solusi satu paket, tripod jenis ini bisa menjadi pilihan yang tepat.
Gunakan selotip untuk menandai posisi tripod di lantai atau meja agar Anda bisa mengulang setup yang sama, bahkan saat memotret di hari yang berbeda.
Pencahayaan
Cahaya adalah elemen penting untuk memotret perhiasan. Ruangan dengan jendela di dekat dinding merupakan pilihan yang jitu. Semakin besar jendelanya, semakin banyak cahaya yang Anda dapatkan. Jika Anda tidak memiliki cahaya alami, Anda bisa membeli sumber cahaya buatan, seperti lampu quartz atau lampu plasma. Kit pencahayaan fotografi juga mudah ditemukan secara online.
Meja
Meja lipat standar biasanya paling cocok. Cari yang lebarnya antara 61 hingga 69 sentimeter. Meja lipat seperti ini sering tersedia di toko perlengkapan rumah, toko bangunan, atau bahkan toko furnitur bekas dan thrift store.
Latar belakang putih
Ada beberapa cara untuk membuat latar belakang putih untuk gambar Anda. Jika Anda berencana mengambil berbagai macam foto, pertimbangkan untuk membeli white paper sweep.
Paper sweep adalah gulungan kertas besar yang digunakan untuk menciptakan latar putih atau berwarna. Jika sweep kotor, Anda cukup memotong bagian yang kotor lalu menggulung bagian yang bersih. Alternatif lain adalah papan poster. Untuk kedua jenis backdrop ini, Anda bisa menggunakan masking tape, klip, atau penjepit agar backdrop tidak bergeser-geser.
Foam board
Saat memotret produk, akan ada sisi bayangan di bagian yang berlawanan dari sisi produk yang terkena cahaya langsung. Jika area itu terlalu gelap untuk menghasilkan gambar berkualitas, letakkan foam board putih untuk memantulkan cahaya kembali ke sisi bayangan agar lebih terang.
Perlengkapan lain-lain
Anda juga dapat memadukan kreativitas dengan memanfaatkan benda sehari-hari. Misalnya, jika ingin membuat cincin tampak melayang di udara, Anda bisa menggunakan benang gigi atau senar pancing. Selain itu, Anda mungkin juga dapat menjuntai kalung di atas kotak kardus biasa. Tidak ada batasan untuk benda-benda yang mungkin berguna dalam foto perhiasan Anda.
Tips fotografi perhiasan
- Jaga konsistensi
- Ambil foto dari berbagai sudut
- Retouch foto Anda
- Tambahkan foto lifestyle
- Manfaatkan konten buatan pengguna
Berikut beberapa tips agar foto untuk bisnis perhiasan Anda memberikan dampak yang signifikan:
Jaga konsistensi
Konsistensi adalah kunci bagi foto produk di situs web Anda. Tata dan potret produk dengan pendekatan yang serupa agar pengalaman belanja online terasa rapi dan menyatu.
Untuk menciptakan tampilan khas, Anda dapat membuat panduan gaya fotografi. Panduan ini membantu Anda melanjutkan sesi pemotretan di kemudian hari tanpa perbedaan yang mencolok. Dokumentasikan semuanya, pengaturan kamera, pencahayaan, latar belakang, dan posisi peralatan. Setelah itu, Anda dapat membagikan panduan tersebut kepada tim Anda.
Ambil foto dari berbagai sudut
Tampilkan setiap sisi perhiasan Anda melalui pilihan gambar yang beragam. Memotret dari atas, lurus dari depan, dan dari samping, misalnya, dapat memberi audiens gambaran yang lebih jelas tentang tampilan produk. Banyaknya foto juga sangat berguna untuk produk vintage yang mungkin memiliki goresan atau keunikan tertentu.
Retouch foto Anda
Foto yang terlalu gelap atau terlalu terang dapat membuat produk sulit dilihat. Luangkan waktu untuk melakukan retouch. Edit foto yang umum dilakukan meliputi:
- Memperbaiki warna dengan hue dan saturation
- Menajamkan gambar untuk menonjolkan detail
- Menambahkan drop shadow agar gambar berlatar putih memiliki dimensi
- Meretouch pencahayaan atau silau yang tidak disengaja, serta kekurangan lain seperti goresan atau derau
- Menyesuaikan exposure dan white balance untuk menciptakan tampilan yang realistis
Untuk menghemat waktu pada retouch berikutnya, pertimbangkan membuat template yang secara konsisten mengatur crop, margin, dan alignment gambar produk Anda. Jika Anda tidak punya waktu atau keterampilan untuk memperbaiki gambar sendiri, Anda juga dapat bekerja sama dengan perusahaan pemrosesan pascaproduksi.
Tambahkan foto lifestyle
Selain close-up perhiasan, menyertakan foto lifestyle membantu pembeli membayangkan seperti apa setiap produk saat dikenakan dalam keseharian mereka. Anda dapat menambahkan gambar ini langsung ke foto di halaman produk, akun media sosial, atau keduanya.
Manfaatkan konten buatan pengguna
Konten buatan pengguna (user-generated content/UGC) membantu membangun kepercayaan terhadap merek Anda dan menunjukkan bagaimana pelanggan Anda mengenakan serta menata perhiasan tersebut. Anda tidak hanya bisa membagikan ulang UGC di media sosial sebagaimana yang dilakukan Aurate di akun Instagram-nya, tetapi juga dapat menambahkannya ke halaman produk untuk memberi pengunjung foto tambahan perhiasan Anda.
Kesalahan fotografi umum yang perlu dihindari
Banyak merchant terjebak pada beberapa kesalahan umum dalam fotografi perhiasan. Mengetahui apa saja kesalahan itu akan membantu Anda menghindari terjerumus ke dalam lubang yang sama:
Terlalu banyak pantulan
Pantulan diri Anda pada perhiasan tentu bukan hal yang ingin pelanggan fokuskan saat melihat foto produk. Namun, batu permata dan logam memang menghadirkan tantangan teknis. Dulling spray, diffuser cahaya, atau reflektor cahaya dapat memudahkan Anda memotret permukaan yang memantulkan gambar.
Latar belakang yang terlalu ramai
Latar putih mungkin terasa membosankan. Namun, latar yang penuh warna dan terlalu aktif dapat bersaing dengan produk Anda dalam hal mendapatkan perhatian. Ada alasan mengapa beberapa marketplace mewajibkan atau merekomendasikan latar putih atau netral. Selain itu, latar putih juga mudah dibuat misalnya dengan papan poster atau Anda bisa menghapus latar belakang foto.
Warna hitam juga populer dalam fotografi perhiasan. Namun, perlu diingat, Anda mungkin akan kesulitan mengirimkan gambar berlatar hitam ke beberapa marketplace. Latar seperti ini biasanya lebih cocok untuk toko Shopify Anda sendiri.
Properti yang mengganggu
Kebanyakan properti justru mengalihkan perhatian dari produk Anda. Properti yang lebih bergaya, model, dan lokasi yang menarik lebih tepat digunakan jika foto tersebut ditujukan untuk sampul majalah, hero image di situs web, atau banner dalam email.
Untuk situs web Anda yang terpenting adalah fotografi perhiasan tetap konsisten dan benar-benar memberikan sorotan pada produk.
Cara menggunakan foto perhiasan
Ada berbagai cara memanfaatkan fotografi perhiasan untuk bisnis Anda, di antaranya:
Di halaman produk
Tempat utama penggunaan foto perhiasan tentu adalah halaman produk. Tujuannya adalah menciptakan pengalaman yang mendekati saat pelanggan masuk ke toko fisik dan bisa mencoba setiap item. Semakin banyak foto, detail, sudut, dan variasi gambar, semakin baik pula pengalaman yang mereka rasakan.
Misalnya, GLD menampilkan berbagai sudut perhiasannya saat dikenakan model, lengkap dengan close-up dan panduan panjang rantai.
Di media sosial
Anda akan membutuhkan berbagai jenis foto perhiasan untuk menampilkan produk di media sosial. Gambar-gambar ini sebaiknya merupakan kumpulan dari berbagai gaya, termasuk action shot, lifestyle, studio, dan konten buatan pengguna.
Vitaly memberikan contoh yang sangat baik dalam memadukan foto perhiasannya di Instagram. Sebagian berupa model yang ditata secara stilistis, sebagian lagi adalah foto studio yang rapi atau promosi kolaborasi yang terasa lebih artistik.
Dalam materi pemasaran
Foto-foto perhiasan merek Anda juga akan berguna dalam berbagai kebutuhan pemasaran yang sifatnya administratif. Jika Anda menjalankan iklan cetak, mengirim surat langsung, atau memasang iklan online, Anda akan membutuhkan foto produk berkualitas tinggi. Foto-foto ini juga sangat berguna untuk acara offline ketika Anda menampilkan produk secara langsung.
FAQ fotografi perhiasan
Bagaimana cara terbaik untuk memotret perhiasan?
Cara terbaik untuk memotret perhiasan adalah menggunakan kamera berkualitas baik, tripod untuk menghindari guncangan kamera, dan sumber cahaya yang menerangi perhiasan secara merata. Setelah itu, atur exposure dengan benar dan pastikan produk Anda berada dalam fokus.
Bagaimana cara memotret perhiasan di rumah?
Ikuti langkah-langkah berikut:
- Siapkan meja dan sweep.
- Persiapkan perhiasan Anda.
- Atur pencahayaan dengan tepat.
- Sesuaikan pengaturan kamera.
- Ambil foto.
- Retouch dan finalisasi.
Pengaturan kamera apa yang sebaiknya saya gunakan untuk fotografi perhiasan?
Pengaturan kamera Anda akan bergantung pada pencahayaan. Namun, Anda bisa mulai dengan ISO 100, aperture antara f/8 dan f/11, serta shutter speed 1/125 atau lebih tinggi, lalu menyesuaikannya dari sana untuk mendapatkan exposure yang tepat.
Berapa tarif fotografer perhiasan?
Tarif fotografer perhiasan sangat bervariasi karena banyak faktor. Beberapa faktor yang memengaruhi harga yang mereka patok misalnya lokasi, tingkat pengalaman, kebutuhan perjalanan, dan editing.
Bagaimana cara memotret perhiasan dengan cahaya alami?
Cari ruang dekat jendela untuk memotret perhiasan Anda. Letakkan setup Anda 90 derajat di sisi kanan atau kiri jendela. Sinar matahari langsung dapat menimbulkan bayangan yang kuat. Anda dapat melembutkannya dengan diffuser. Jika tidak punya diffuser, Anda dapat menggunakan benda rumah tangga umum seperti:
- Tirai kamar mandi buram
- Kertas roti
- Kain tipis

