Pemesanan awal telah berkembang dari sekadar sistem reservasi produk menjadi alat yang ampuh untuk menghasilkan pendapatan, memperkirakan permintaan, dan keterlibatan pelanggan. Prapesan juga memperkaya pengalaman berbelanja dengan cara pembeli dapat melakukan pemesanan untuk produk baru dan merasakan antusiasme menunggu kedatangannya sebelum orang lain.
Namun, ada seni dan ilmu di balik setiap model prapesan yang sukses. Menerima pesanan terlalu awal dapat membuat pelanggan kehilangan semangat sebelum pesanan mereka dikirim. Kurangnya komunikasi tentang keterlambatan pemenuhan juga dapat memicu permintaan pengembalian dana dan pembatalan pesanan.
Dalam panduan ini, Anda akan mempelajari cara kerja prapesan, kapan sebaiknya diterapkan untuk berjualan online, dan cara menggunakan Shopify untuk menawarkan prapesan yang berguna untuk meningkatkan penjualan bagi bisnis Anda.
Apa itu prapesan?
Prapesan memungkinkan pelanggan membeli produk sebelum produk tersebut resmi diluncurkan atau tersedia kembali. Merchant menerima pembayaran penuh atau sebagian di muka, kemudian produk dikirim begitu sudah tersedia.
Prapesan berfungsi seperti reservasi, yang menjamin pelanggan agar mendapatkan produk seawal mungkin, baik apakah produk tersebut saat ini sedang kehabisan stok maupun merupakan suatu produk yang baru akan segera diluncurkan. Ketika merchant menerima uang muka untuk prapesan, sisa pembayaran biasanya ditagihkan menggunakan metode pembayaran yang tersimpan milik pelanggan.
Prapesan berakar dari dunia perdagangan buku abad ke-17. John Minsheu, seorang ahli bahasa, ingin menerbitkan kamus yang memuat 11 bahasa. Ia meminta para pembaca membayar di muka untuk mendanai proses cetak, dan nama-nama pendukungnya pun dicantumkan langsung di dalam buku tersebut.
Sejak saat itu, prapesan telah digunakan di berbagai industri, antara lain:
- Buku untuk menanggung biaya produksi.
- Video game untuk mengamankan salinan fisik ketika stok terbatas.
- Fashion untuk menciptakan kesan eksklusif pada saat peluncuran produk.
- Elektronik untuk mengelola logistik dan mencegah pembelian massal oleh bot saat upaya restok.
💡 Lihat koleksi aplikasi prapesan dari Shopify.
Mengapa Anda harus menawarkan prapesan di tahun 2026
Penjualan prapesan memberikan keuntungan signifikan dengan cara meningkatkan pendapatan, menyederhanakan operasional, dan membangun loyalitas pelanggan.
Meningkatkan penjualan dan mengurangi Keranjang Belanja yang Terlupakan
Pelanggan kini memiliki lebih banyak pilihan saat berbelanja. E-commerce telah memindahkan seluruh dunia ke ujung jari mereka. Artinya, hampir semua produk bisa didapatkan hanya dengan sekali ketuk.
Bagi para pengecer, persaingan pun berkembang kian ketat. Jika produk Anda tidak tersedia atau stoknya habis saat pembeli menginginkannya, mereka akan langsung beralih ke kompetitor. Hal ini turut mendorong kenaikan tingkat keranjang belanja yang terlupakan. Baymard memperkirakan bahwa 70% dari seluruh keranjang belanja online terabaikan atau tidak pernah diselesaikan.
Prapesan memberi Anda keunggulan kompetitif dengan mengamankan penjualan meskipun produk belum siap dikirim. Anda tidak perlu lagi menolak pelanggan yang antusias. Ketika mereka siap membeli, Anda siap menjual. (Meskipun belum siap mengirim).
Selain itu, prapesan menawarkan fleksibilitas dalam hal waktu pembayaran, baik melalui setoran awal, bayar lunas di muka, maupun setelah barang mulai dikirim. Ini memudahkan Anda menyesuaikan strategi dengan kebutuhan arus kas bisnis Anda.
Memperkirakan permintaan dengan memenuhinya
Menjual produk fisik selalu menghadirkan risiko tersendiri. Baik Anda telah berinvestasi dalam riset, desain, dan produksi, maupun sekadar membeli stok. Memperkirakan permintaan secara akurat memang sepenting itu.
Daripada hanya mengandalkan naluri, prapesan memberikan wawasan yang akurat dan dapat ditindaklanjuti tentang preferensi pelanggan, mulai dari ukuran, warna, hingga gaya produk.
"Siapa pun yang menjalankan bisnis berbasis stok yang tumbuh pesat tahu betapa sulitnya mengatur arus kas untuk lini produk baru yang membutuhkan investasi besar," kata Sarah Resnick, pendiri Gist Yarn, dalam sebuah episode Shopify Masters. "Sulit menghasilkan arus kas yang dibutuhkan untuk meluncurkan sesuatu yang baru. Biayanya besar. Prapesan memungkinkan kami melakukan itu dan mendapatkan benang sebagai imbalannya."
Beberapa tahun terakhir juga menunjukkan betapa gangguan rantai pasokan dapat menimbulkan masalah serius bahkan bagi bisnis yang sudah mapan sekalipun. Prapesan membantu manajemen stok dengan memberikan perkiraan akurat tentang jumlah minimum produk yang dibutuhkan untuk memenuhi pesanan.
Menciptakan antusiasme dan mendorong pertumbuhan
Dengan menawarkan prapesan, Anda tidak sekadar menjual produk, Anda juga menjual sebuah pengalaman. Lebih dari sekadar transaksi, inti dari prapesan adalah menciptakan antusiasme, memberikan pelanggan sesuatu yang mereka nanti-nantikan, dan membuat mereka merasa menjadi bagian dari sesuatu yang eksklusif.
Di tengah gempuran iklan bertarget dan puluhan layar yang dilihat rata-rata pembeli setiap harinya, menarik perhatian konsumen bukanlah hal yang mudah. Ini membuat upaya membangun kesadaran dan antusiasme terhadap peluncuran produk baru atau kembalinya produk favorit, menjadi suatu tantangan tersendiri.
Kampanye pemasaran prapesan yang sukses memiliki ciri-ciri yang sama, antara lain:
- Foto dan teks produk yang profesional. Gunakan sampel dari pabrik atau jasa retouching profesional jika produk final belum tersedia.
- Insentif prapesan. Menawarkan diskon waktu terbatas, penjualan akses awal, prapesan edisi terbatas, dan kustomisasi gratis untuk mendorong penjualan sekaligus membangkitkan antusiasme.
- Promosi berbayar dan media sosial. Penuhi platform favorit target audiens Anda dengan pengumuman prapesan yang menarik.
Membangun loyalitas pelanggan dengan akses eksklusif
Menawarkan akses prapesan eksklusif kepada pelanggan milis atau anggota program loyalitas tidak hanya meningkatkan peluang konversi dari pembeli yang kembali, tetapi juga membantu membangun loyalitas merek. Ini menunjukkan bahwa Anda menghargai kepentingan mereka dan memahami apa yang ingin mereka beli.
Menurut Gorgias, pembeli berulang menghasilkan pendapatan 300% lebih besar dibandingkan pembeli pertama kali. Mereka menyumbang 44% dari total pendapatan dan 46% dari total pesanan, meskipun hanya mewakili 21% dari basis pelanggan rata-rata suatu merek.
Nonny Beer memadukan kelangkaan dengan akses eksklusif dalam strategi pemasaran prapesan-nya. Penawaran terbatas sebanyak 100 krat lager hanya tersedia untuk pelanggan email, mendorong pembeli untuk segera bertindak sebelum produk habis.
Kekurangan dan risiko prapesan
Prapesan tidak selalu menguntungkan. Menjual produk yang belum ada memang mudah dijanjikan, tetapi sulit untuk diwujudkan. Ada beberapa risiko yang tidak dijumpai sebagaimana penjualan stok pada umumnya:
- Produk ‘belum selesai’: Anda menjual prototipe selama masa prapesan. Jika produk yang disampaikan terasa terburu-buru atau penuh cacat, seperti yang kerap terjadi di industri game, reputasi Anda bisa tercoreng.
- Keterlambatan produk: Proses manufaktur terkenal tidak dapat diprediksi. Jika rantai pasokan terganggu dan Anda melewatkan tanggal pengiriman, Anda mungkin menghadapi gelombang pembatalan justru saat paling membutuhkan uang tunai.
- Pengembalian dana dan arus kas: Menerima uang di muka menciptakan kewajiban bagi perusahaan Anda. Bukan semuanya merupakan pendapatan. Apabila jadwal sedikit saja meleset, pelanggan kemungkinan besar akan meminta pengembalian dana.
Metode prapesan
Ada beberapa cara untuk menyusun prapesan, tergantung pada tujuan bisnis, kebutuhan arus kas, dan ekspektasi pelanggan Anda.
Prapesan bayar sekarang
"Bayar sekarang" adalah jenis prapesan yang paling umum. Harga jual penuh dibayarkan pada saat prapesan dilakukan dan pembayaran diterima seperti pembelian biasa. Anda bisa menganggapnya hampir seperti penjualan pada umumnya, hanya saja dengan waktu pemenuhan yang lebih panjang.
Prapesan bayar sekarang cocok untuk bisnis yang ingin:
- Mendapatkan pembayaran di muka. Apabila pengelolaan arus kas penting bagi Anda, bayar sekarang (di muka) membantu memastikan Anda selalu memiliki uang tunai yang dibutuhkan.
- Menangkap permintaan pelanggan secara langsung. Hindari kehilangan penjualan akibat kehabisan stok untuk suatu produk. Bayar sekarang memungkinkan Anda melakukan penjualan kapan pun pembeli siap membeli.
- Memperbarui produk yang kehabisan stok secara otomatis. Banyak aplikasi prapesan secara otomatis menerima prapesan ketika suatu produk tidak tersedia, sehingga memperkecil kemungkinan hilangnya penjualan.
- Terus membagikan pembaruan kepada pelanggan. Pesan di halaman prapesan bayar sekarang dapat dikustomisasi untuk menampilkan informasi tambahan, seperti perkiraan tanggal pengirimannya:
Prapesan bayar nanti
Prapesan "bayar nanti" memungkinkan pelanggan memesan produk hanya dengan deposit atau bahkan tanpa pembayaran di muka. Pelanggan ditagih untuk sisa atau seluruh harga jual setelah produk dikirim.
Prapesan bayar nanti ideal untuk bisnis yang ingin:
- Menawarkan fleksibilitas untuk produk yang tertunda. Jenis pesanan awal ini memberi Anda fleksibilitas pemenuhan yang lebih saat menginformasikan pelanggan bahwa produk akan dikirim lebih lambat dari yang dijanjikan.
- Menguji pasar untuk produk baru. Bayar nanti memungkinkan Anda mengukur minat terhadap pemenuhan. Selaraskan penagihan dengan pembayaran ke pemasok. Ini juga dapat mengurangi pengembalian dana bagi pelanggan yang berubah pikiran antara saat memesan dan menerima produk, karena mereka hanya ditagih ketika pesanan diproses.
Prapesan berbasis langganan
Prapesan berbasis langganan ideal jika Anda ingin:
- Menghasilkan pendapatan berulang. Pelanggan langganan menyetujui penagihan berulang sesuai jadwal yang telah disetujui di awal (mis., setiap bulan). Setelah Anda menghitung tingkat churn dan pertumbuhan, Anda dapat memperkirakan dengan lebih pasti berapa pendapatan yang akan dihasilkan dari langganan ini setiap bulannya.
- Membangun komunitas. Jadikan layanan langganan Anda sebagai komunitas premium. Berikan akses awal atau eksklusif ke produk baru. Misalnya, Anda bisa meluncurkan peluncuran produk bulanan sebagai cara untuk mendorong retensi dan membantu penemuan produk.
Peluncuran edisi terbatas dan daftar tunggu
Peluncuran produk melibatkan pengecer yang menjual sejumlah kecil stok selama waktu yang terbatas. Jika dikombinasikan dengan prapesan, kedua taktik penjualan ini dirancang untuk merintis kehebohan dan membuat orang antusias terhadap produk baru dengan memanfaatkan kelangkaan untuk mendorong pesanan.
Model peluncuran produk berfungsi dengan sangat efektif jika Anda ingin:
- Meningkatkan nilai yang dirasakan dari sebuah produk: Kelangkaan memengaruhi cara pelanggan memandang nilai suatu produk. Barang dengan stok terbatas dianggap lebih bernilai.
- Bereksperimen dengan kategori produk baru: Mungkin Anda sedang menjual banyak sneaker tetapi belum yakin dengan peluncuran sepatu bary. Model prapesan membantu Anda menilai permintaan sebelum berkomitmen pada pembelian stok sekaligus membangun antusiasme untuk ekspansi kategori tersebut.
"[Peluncuran produk] memberi merchant cara yang paling tepat untuk mengendalikan permintaan," kata Christian Mackie, manajer pengiriman layanan teknis di Shopify Plus. "Ini membantu mereka mengontrol kapan mereka merilis item tertentu dan berapa banyak [produk tertentu] yang akan mereka rilis. Jika mereka tahu produk itu tidak akan pernah tersedia lagi, mereka dapat mengontrol berapa banyak yang sebenarnya harus mereka keluarkan di muka untuk memproduksi produk tersebut."
Strategi pemasaran prapesan yang efektif
Prapesan berpotensi menciptakan kehebohan pada seputar peluncuran baru, tetapi tentunya memerlukan pemasaran yang matang untuk meyakinkan orang agar berkomitmen membeli produk yang belum akan mereka terima dengan segera.
Kampanye email untuk pengumuman prapesan
Berbeda dengan saluran pemasaran lainnya, email menawarkan komunikasi langsung dengan pelanggan Anda tanpa bergantung pada algoritma untuk menampilkan konten kepada pengikut. Pelanggan di daftar email Anda telah secara sukarela mendaftar untuk mendengar sesuatu yang baru dari merek Anda, menjadikannya ideal untuk pengumuman prapesan.
Pertimbangkan program akses awal yang memberi pelanggan email kesempatan pertama untuk mendapatkan produk baru dari Anda. Gunakan alat otomatisasi pemasaran seperti Shopify Messaging untuk mulai menjambil tindakan.
Berikut contoh alurnya:
- Email #1: Bocoran peluncuran produk baru Anda.
- Email #2: Pemberitahuan peluncuran produk dengan ajakan untuk melakukan prapesan.
- Email #3: Pengingat terakhir dengan batas waktu prapesan.
Strategi media sosial untuk membangun antisipasi
Prapesan secara alami menghasilkan kehebohan dan antusiasme dengan menyebarkan informasi tentang peluncuran Anda. Berikut cara memaksimalkan kampanye media sosial untuk meningkatkan penjualan:
- Bagikan cuplikan eksklusif: Buat orang antusias tentang peluncuran produk baru Anda dengan berbagi proses pengembangannya di balik layar. Anda juga bisa menggunakan visual kreatif untuk memberi gambaran seperti apa produk baru (atau kemasannya) nantinya.
- Berkolaborasi dengan influencer: Perluas jangkauan audiens Anda melampaui pengikut yang sudah ada dengan bermitra bersama influencer atau kreator konten. Gunakan Shopify Collabs untuk menemukan kreator, mengirimkan produk baru kepada mereka, dan memantau penjualan yang mereka hasilkan.
- Jalankan iklan bertarget: Gunakan alat segmentasi Shopify untuk membagi audiens Anda ke dalam kelompok berdasarkan karakteristik yang sama, seperti riwayat pembelian, pendaftaran email, atau sumber referral. Retarget pelanggan dengan kampanye pemasaran dipersonalisasi yang mengarahkan calon pembeli ke halaman prapesan Anda.
Memanfaatkan kelangkaan dan FOMO (fear of missing out) untuk mendorong penjualan
"Selagi persediaan masih ada" adalah strategi pemasaran yang memanfaatkan prinsip kelangkaan, yaitu gagasan bahwa pelanggan perlu bertindak sekarang jika ingin mendapatkan sebuah produk, mendorong pembeli yang masih ragu untuk segera berkomitmen melakukan prapesan sebelum terlambat.
Berikut cara menerapkan kelangkaan dan urgensi dalam praktik:
- Penghitung waktu mundur: Tetapkan batas waktu kapan pelanggan harus melakukan prapesan, lalu gunakan penghitung waktu mundur untuk membantu mereka memvisualisasikan sisa waktu yang ada.
- Lencana stok langsung: Tampilkan jumlah produk terbatas yang tersedia untuk prapesan (misalnya, "Cepat, hanya tersisa enam!") untuk mendorong prapesan lebih cepat.
- Harga early bird berjenjang: Berikan diskon lebih besar kepada pelanggan yang mengamankan prapesan lebih awal. Misalnya pelanggan mendapatkan diskon 25% jika mereka melakukan pemesanan dalam tujuh hari pertama, 15% dalam tiga hari, dan 5% pada hari terakhir penjualan prapesan.
- Pesan "Selagi persediaan masih ada" yang konsisten: Perkuat urgensi melalui pengingat yang berulang. Dari baris subjek email hingga banner pengumuman di situs web Anda, ingatkan calon pelanggan tentang batas waktu prapesan di setiap titik perjalanan pelanggan.
Cara mengatur prapesan di Shopify
Mengatur prapesan bisa cukup kompleks, dan tidak ada solusi yang cocok untuk semua situasi, Jika Anda merasa ini pelajaran baru untuk mengelola toko Shopify, pertimbangkan untuk mengikuti kursus video gratis tentang navigasi admin Shopify guna membangun kepercayaan diri dalam manajemen toko dasar sebelum mengatur fitur prapesan yang lebih canggih. Shopify bermitra dengan aplikasi prapesan terbaik untuk memastikan integrasi yang bebas hambatan dan menyederhanakan manajemen prapesan bagi setiap bisnis.
"Kami perlu memberikan pengalaman dalam toko yang sempurna bagi pelanggan kami, bahkan untuk item prapesan," kata Benjamin Mateo, chief revenue officer di Asphalte. “ Ini sangat menantang, karena ini artinya harus menghasilkan pengurangan stok dan pelanggan akan menerima pakaian mereka beberapa bulan kemudian. Shopify membantu kami membuat proses ini berjalan sangat lancar dan mudah."
Aplikasi prapesan Shopify yang populer
Siap mulai menawarkan prapesan? Coba salah satu aplikasi prapesan berikut dari Shopify App Store.
PreProduct
PreProduct memungkinkan Anda menerima prapesan untuk peluncuran produk mendatang pada titik apa pun dalam siklus produk. Pilih antara prapesan bayar nanti atau berbasis deposit. Tagih pelanggan saat Anda siap, melalui tautan pembayaran atau pembayaran yang ditangguhkan.
Contoh: Endless Blading Co., produsen rangka sepatu roda inline presisi multi-setup, menggunakan PreProduct untuk memperkirakan permintaan dan melakukan pemesanan ke vendor.
Amai PreOrder Manager
Amai PreOrder Manager mengotomatiskan tanggal prapesan berdasarkan tingkat ketersediaan stok sehingga mengurangi pekerjaan manual.
Contoh: The Century Guild, sebuah toko buku seni rupa, menyatakan bahwa aplikasi Amai telah menghemat "berjam-jam pekerjaan administratif" sekaligus memberikan "pengalaman yang sederhana dan bebas kesulitan" bagi pelanggan.
Purple Dot
Gunakan Purple Dot untuk mengatur ketentuan Bayar Nanti 100%. Kartu debit dan kredit pelanggan disimpan saat checkout dan ditagih ketika produk siap dikirim.
Contoh: Brand pakaian pria SPOKE menggunakan Purple Dot sehingga memungkinkan peluncuran produk prapesan sesuai jadwal, sebagian tersedia di stok dan sebagian dalam waktu tunggu. SPOKE menyatakan bahwa prapesan membantu mereka "mencapai tingkat pik harus menunggu untuk menjual."
Notify!
Notify! menggabungkan manajemen daftar tunggu prapesan dengan taktik kelangkaan, termasuk peringatan stok akan segera habis di halaman produk Anda. Anda juga dapat mengirim email kepada pelanggan ketika produk yang tidak tersedia kembali ada di stok.
Contoh: Bayyāra mengandalkan aplikasi Shopify ini untuk mengelola prapesan seminya: "Seluruh toko kami hanya menerima prapesan selama beberapa bulan, saat kami menunggu pengiriman pertama, dan aplikasi ini memungkinkan kami menghasilkan penjualan selama periode tersebut."
STOQ
Dibuat khusus untuk Shopify, aplikasi STOQ menyederhanakan prapesan dan uang muka atau pembayaran sebagian. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan aplikasi Shopify lainnya, termasuk Klaviyo, untuk menangani manajemen prapesan pelanggan.
Contoh: Pengecer pakaian moshi moshi mind menghasilkan cukup banyak penjualan melalui notifikasi “kembali tersedia."
Buat solusi prapesan kustom Anda sendiri
Merchant mapan dengan kebutuhan kompleks dapat membuat alur prapesan mereka sendiri di Shopify menggunakan API prapesan. Alat-alat ini memungkinkan mitra dan pengembang untuk membangun pengalaman prapesan baru langsung di dalam Shopify Checkout.
Optimalkan pengalaman prapesan di perangkat mobile
Diperkirakan pada tahun 2026, sekitar 63% dari seluruh pesanan online akan dilakukan melalui perangkat mobile. Untuk menangkap penjualan tersebut, pengalaman prapesan dan checkout mobile harus berjalan lancar di smartphone dan tablet.
Mulai dengan menggunakan checkout satu halaman dengan Shop Pay. Fitur ini menyimpan detail pembayaran dan pengiriman pelanggan, memungkinkan checkout tanpa hambatan hanya dalam beberapa klik. Fitur ini terbukti populer di kalangan pembeli online: ketika Shop Pay tersedia sebagai opsi checkout, seringkali pembeli Shop Pay memilihnya.
Selain itu, jika Anda menggunakan aplikasi mobile (termasuk Shop) untuk berkomunikasi dengan pelanggan, manfaatkan notifikasi push dalam aplikasi untuk terus menyampaikan pembaruan kepada mereka sepanjang proses prapesan. Misalnya, Anda bisa mengirim notifikasi pelacakan pesanan yang memungkinkan pelanggan antusias untuk melacak pesanannya mulai dari meninggalkan gudang Anda, tanpa perlu intervensi manual.
Mengukur keberhasilan prapesan
Banyak pengecer menggunakan prapesan untuk mencapai keberhasilan dalam meningkatkan penjualan dan mendorong konversi. Berikut cara mengukur apakah strategi ini berhasil untuk toko online
Metrik penting yang perlu dilacak
Alat analitik e-commerce, seperti Shopify Analytics, dapat membantu Anda mengevaluasi kinerja strategi prapesan Anda. Fokuskan pada metrik prapesan berikut:
- Tingkat prapesan: Persentase pesanan yang dilakukan melalui prapesan. Tingkat prapesan yang tinggi (misalnya, di atas 60%) menunjukkan bahwa orang-orang antusias dengan peluncuran baru dan produk tersebut memiliki permintaan tinggi.
- Waktu hingga terjual habis: Waktu yang dibutuhkan antara peluncuran produk baru dan habisnya stok. Penjualan yang cepat habis menandakan permintaan tinggi dan kampanye pemasaran yang efektif. Namun, ini juga bisa mengindikasikan masalah dalam perkiraan stok, terutama jika stok baru habis jauh lebih cepat dari yang diperkirakan dan masih ada daftar tunggu pembeli yang siap membeli.
- Tingkat konversi prapesan: Persentase pengunjung yang melakukan prapesan setelah tiba di halaman produk Anda. Jika ini lebih rendah dari yang diharapkan, fokuslah pada pengoptimalan proses checkout dan kumpulkan umpan balik untuk memperbaiki titik gesekan dalam perjalanan pelanggan.
- Tingkat pengembalian dana atau pembatalan: Bahkan setelah pelanggan melakukan prapesan, mereka bisa berubah pikiran dan meminta pengembalian dana atau pembatalan sebelum produk dikirim.
Gabungkan metrik kuantitatif ini dengan data kualitatif melalui survei umpan balik pelanggan. Mengapa orang membatalkan prapesan mereka? Apa yang membuat mereka berkomitmen pada pembelian mereka? Dari mana mereka mengetahui tentang peluncuran?
Gunakan data prapesan untuk perencanaan ke depan
Meskipun peluncuran pertama mungkin berjalan tidak sempurna, analitik prapesan membantu menyesuaikan strategi Anda ke depannya. Analisis tren untuk mengoptimalkan pengalaman pelanggan:
- Jika jadwal pengiriman yang tidak jelas menyebabkan pembatalan, tampilkan estimasi pengiriman dengan lebih menonjol di sepanjang perjalanan pelanggan.
- Jika selang waktu prapesan terlalu panjang, persingkat jarak waktu dan mulai menerima prapesan lebih dekat dengan perkiraan waktu pemenuhan untuk peluncuran berikutnya.
Komunikasi dengan pelanggan prapesan
Dalam prapesan, ada jeda antara pembelian dan pengiriman. Komunikasi yang jelas sangat penting selain itu menetapkan ekspektasi pelanggan juga tak kalah penting, hal ini juga membantu menjaga antusiasme mereka terhadap produk baru.
Menetapkan ekspektasi yang jelas
Pembaruan yang transparan dan otomatis membantu membangun kepercayaan pelanggan sekaligus mengurangi beban tim dukungan Anda. Ketika pembeli tahu apa yang diharapkan, mereka cenderung tidak mengajukan pertanyaan "Di mana pesanan saya?" atau meminta pengembalian dana. Tambahkan elemen seperti jadwal pengiriman, FAQ, dan lencana kepercayaan untuk meyakinkan pelanggan yang baru pertama kali melakukan prapesan.
Mulailah dengan mencantumkan perkiraan tanggal pengiriman atau pengantaran produk di mana pun Anda mengiklankan prapesan, yang dapat mencakup:
- Banner pengumuman
- Halaman produk
- Halaman checkout
- Email konfirmasi pesanan
Template pembaruan dan momen
Pada beberapa prapesan, pembeli telah berkomitmen untuk membeli melalui program "bayar nanti". Hal terakhir yang Anda inginkan adalah mendebit kartu mereka secara tiba-tiba. Kirim pemberitahuan rutin, misalnya pengingat email satu hari sebelum Anda memproses pembayaran mereka, untuk menjaga antusiasme mereka terhadap produk baru dan mengurangi kemungkinan permintaan pengembalian dana.
Tim di Suri yang meluncurkan 5.000 prapesan untuk sikat gigi berkelanjutan mereka, belajar langsung tentang pentingnya komunikasi rutin dengan pelanggan prapesan. Mereka menyiapkan dukungan pelanggan proaktif sejak awal, mengantisipasi kemungkinan keterlambatan pengiriman. Tim dukungan dapat berkomunikasi secara proaktif dengan pelanggan yang terdampak dan menjaga hubungan baik.
"Kami tidak mendapat satu pun permintaan pengembalian dana akibat masalah itu,” kata co-founder Mark Rushmore di salah satu episode Shopify Masters. "Menurut saya, kombinasi antara memikirkan infrastruktur untuk membantu Anda menangani pelanggan dan bersikap proaktif dalam komunikasi adalah kuncinya."
Tetap patuh pada regulasi
Menjual produk yang belum ada membutuhkan standar kepercayaan dan transparansi yang lebih tinggi. Peraturan berbeda-beda di setiap wilayah, tetapi di Amerika Serikat, Federal Trade Commission (FTC) memiliki persyaratan yang jelas untuk model prapesan.
Berdasarkan Aturan Merchandise Pesanan Pos, Internet, dan Telepon FTC untuk menyatakan kapan produk akan dikirim. Jika Anda tidak dapat memenuhi tanggal yang dijanjikan, kewajiban berikut berlaku:
- Anda harus mengirimkan produk dalam 30 hari setelah menerima pesanan.
- Jika Anda tidak dapat mengirimkan dalam tanggal yang dijanjikan atau dalam jangka waktu 30 hari, Anda harus memberi tahu pelanggan sebelum batas waktu tersebut berakhir.
Anda juga harus menawarkan pilihan kepada pelanggan jika Anda tidak dapat memenuhi tenggat waktu: menerima penundaan atau mendapatkan pengembalian dana penuh segera. Untuk penundaan yang tidak pasti, pelanggan perlu memberikan persetujuan agar pesanan tetap terbuka (untuk dilanjutkan prosesnya).
FAQ Prapesan
Apa itu prapesan dalam e-commerce?
Prapesan adalah jenis pesanan e-commerce untuk produk yang belum diluncurkan atau belum tersedia kembali. Pelanggan setuju untuk menunggu pengiriman dengan mengetahui bahwa produk akan dikirim pada tanggal yang lebih lambat.
Apa manfaat prapesan bagi pelanggan?
Prapesan menawarkan akses awal ke produk dengan permintaan tinggi atau edisi terbatas. Bagi bisnis, prapesan membantu meningkatkan penjualan, memperkuat hubungan pelanggan, dan memberikan wawasan untuk perencanaan bisnis. Prapesan juga membantu memperkirakan permintaan dan sumber uang di muka untuk diinvestasikan dalam pengembangan atau produksi produk.
Bisakah saya menjual prapesan sebelum produk diproduksi?
Kecuali disampaikan dengan jelas kepada pelanggan, produk prapesan sebaiknya sudah dalam proses produksi sebelum ditawarkan untuk dipesan lebih awal.
Bisakah saya menawarkan prapesan tanpa tanggal pengiriman yang pasti?
Anda seharusnya dapat memberikan perkiraan waktu yang wajar untuk pengiriman produk berdasarkan pemahaman Anda tentang industri Anda. Jika Anda tidak mencantumkan tanggal, barang Anda harus dikirimkan dalam 30 hari. Pastikan untuk memberikan pembaruan status pesanan setelah tanggal rilis untuk menjaga pelanggan tetap mendapatkan pembaruan tentang barang yang dipesannya.
Bisakah saya mengubah tanggal pengiriman?
Jika Anda tidak dapat mengirimkan prapesan dalam waktu yang dinyatakan, Anda harus memberikan tanggal pengiriman yang telah direvisi dan menjelaskan hak pelanggan untuk membatalkan atau meminta pengembalian dana.
Apakah saya perlu menerima pembayaran penuh di muka untuk prapesan dan bagaimana dampaknya terhadap pengembalian dana atau pembatalan?
Tidak. Dengan model “bayar nanti”, Anda dapat menagih kartu pelanggan saat produk dikirim. Pendekatan ini mengurangi risiko pengembalian dana dari pembeli yang berubah pikiran sebelum pemenuhan, karena mereka belum akan ditagih hingga pesanan mereka diproses.

